Rumah Duka Guruh Soekarnoputra Dipadati Pelayat dan Karangan Bunga
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
JAKARTA -- Yuni Shara menolak dengan tegas pemberitaan yang menyebutkan dirinya adalah penyebab Raffi Ahmad digerebek di kediamannya saat pesta narkoba.
Belakangan muncul transkrip percakapan tertulis melalui pesan singkat yang seolah-olah dilakukan Yuni Shara dan Kapolres Malang Teddy Minahasa. Pesan singkat itu, konon, tak lepas dari kasus Raffi Ahmad.
Bocoran informasi yang belum jelas kebenarannya itu tentu saja membuat berang pihak Yuni Shara, mantan kekasih Raffi.
Kuasa hukum Yuni, Minola Sebayang menegaskan bahwa selebaran transkrip percakapan itu tidak bisa dipertanggungjawabkan dan sangat menyudutkan kliennya.
“Kalau memang merasa benar silakan adukan. Buktikan kalau memang transkrip itu ada dan benar. Saya tantang pihak yang menyebarkan untuk mengungkapnya,” ujar Minola, Rabu (6/3/2013).
Minola menambahkan, pihaknya tidak ingin terlalu larut pada selebaran transkrip tersebut. Ia yakin, itu adalah upaya untuk menghancurkan reputasi kliennya.
“Kita tidak tahu dari mana selebaran itu muncul, siapa yang nenyebarkan dan mendapatkannya juga tidak jelas. Kalau tidak ada sumbernya berarti dari hantu. Lalu kalau begitu buat apa kita tanggapi sesuatu yang tidak jelas asal-usulnya,” tegas Minola.
Sebelumnya, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, beredar selebaran berisi transkrip percakapan via SMS yang diduga antara Yuni dan Kapolres Malang Teddy Minahasa.
Dalam selebaran setebal lima halaman itu, Yuni mengeluhkan kondisi teman-teman Raffi.
Kondisi itu membuat Yuni meminta bantuan Teddy untuk menggerebek kediaman Raffi karena sering dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika.
Dalam transkrip itu terkesan bahwa Yuni memberitahu alamat Raffi di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Setelah itu, Teddy mengatakan kepada Yuni akan melakukan penggerebekan melalui Badan Narkotika Nasional. (JIBI/sae)
Kabar Terkait :
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 karena kondisi jasad korban berubah. Pencarian 55 korban tetap dilanjutkan.
Inggris mengalahkan Kroasia 7-0 di UEFA Nations League 2026/27. Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol.
Kementerian Pariwisata mencatat makanan lokal mulai langka dan 45% berpotensi punah. Sego golong hingga dawet sambel perlu dilestarikan.
Tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand telah terjual lebih dari 55 ribu kursi hingga Sabtu, 3 Oktober 2026.
Kekeringan membuat sekitar 255 hektare lahan pertanian di Prambanan tak ditanami. Petani khawatir gagal panen dan mengalami kerugian.