Tabrak Lari di Solo Berujung Amuk Massa, Dua Pelaku Ditangkap
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
JAKARTA—PDIP dibuat berang dengan pernyataan Menakertrans Muhaimin Iskandar terhadap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.
Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah menyatakan siapa saja boleh mengeritik kepemimpinan Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tapi sebaiknya kritik itu konstruktif dan sifatnya membangun.
Menurut Basarah, pernyataan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga Menakertrans Muhaimin Iskandar tentang kinerja Jokowi-Ahok yang mengandalkan publisitas, tidaklah tepat.
“Silakan bagi siapa saja yang akan mengkritik kinerja Jokowi-Ahok. Tapi sebaiknya kritikan itu sifatnya membangun, memberikan solusi untuk kebaikan bersama,” kata Ahmad Basarah di Jakarta, Kamis (24/1/2013e3).
Dikatakan, Jokowi dan Ahok melakukan tugasnya mengatasi masalah Jakarta, termasuk banjir tak lain adalah untuk warga Jakarta.
“Meskipun Muhaimin Iskandar seorang menteri, tapi Muhaimin masih di bawah pengawasan dan pengaturan Gubernur Jakarta. Jokowi adalah gubernur Jakarta dan Muhaimin adalah salah satu warga Jakarta. Apa yang dilakukan Jokowi 100 hari ini adalah untuk warga Jakarta. Jadi Muhaimin jangan asal bicara,” kata Basarah.
Anggota Komisi III DPR itu menyarankan kepada Muhaimin untuk fokus dan mengurus tugas sebagai Menakertrans.
“Apa pernah Muhaimin merasakan penderitaan tenaga kerja kita di luar negeri? Apa pernah Muhaimin merasakan TKI kita telantar, dihukum mati, disiksa majikan,” ujar Basarah.
Kemarin di Ruang Fraksi PKB DPR Muhaimin Iskandar menyatakan Jokowi lebih banyak mengedepankan publisitas dibanding kerja. “Terlalu sering masuk televisi,” kata Muhaimin.
Bahkan, Muhaimin menilai kepemimpinan Jokowi-Basuki lebih mengedepankan opini tapi tidak memiliki kerja yang terstruktur.
“Memangnya Jokowi-Ahok bekerja selalu mengajak media massa. Saya rasa tidak. Beda dengan Muhaimin yang selalu mengandalkan pencitraan, ajak media ke mana-mana,” kata Basarah. (Antara/nj)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Kemendikdasmen ubah jadwal TKA SMA 2026 dimajukan dan diperpanjang jadi 4 hari dengan skema ujian baru.
WHO memperingatkan wabah Ebola varian Bundibugyo di Afrika Tengah menyebar cepat dan menyebabkan ratusan kematian. Gejalanya mirip flu biasa.
Cara keluar dari Safe Mode HP Samsung dengan 5 langkah mudah agar ponsel kembali normal tanpa harus ke servis.
Mahasiswa UGM Bagas Amar Hakiki meninggal dunia saat glamping di Posong Temanggung. FIB UGM sampaikan duka dan tunggu hasil penyelidikan polisi.
Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen tersingkir di babak pertama French Open 2026 setelah kalah tiga set dari Bouzkova/Sorribes.