Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
JAKARTA—PDIP dibuat berang dengan pernyataan Menakertrans Muhaimin Iskandar terhadap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.
Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah menyatakan siapa saja boleh mengeritik kepemimpinan Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tapi sebaiknya kritik itu konstruktif dan sifatnya membangun.
Menurut Basarah, pernyataan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga Menakertrans Muhaimin Iskandar tentang kinerja Jokowi-Ahok yang mengandalkan publisitas, tidaklah tepat.
“Silakan bagi siapa saja yang akan mengkritik kinerja Jokowi-Ahok. Tapi sebaiknya kritikan itu sifatnya membangun, memberikan solusi untuk kebaikan bersama,” kata Ahmad Basarah di Jakarta, Kamis (24/1/2013e3).
Dikatakan, Jokowi dan Ahok melakukan tugasnya mengatasi masalah Jakarta, termasuk banjir tak lain adalah untuk warga Jakarta.
“Meskipun Muhaimin Iskandar seorang menteri, tapi Muhaimin masih di bawah pengawasan dan pengaturan Gubernur Jakarta. Jokowi adalah gubernur Jakarta dan Muhaimin adalah salah satu warga Jakarta. Apa yang dilakukan Jokowi 100 hari ini adalah untuk warga Jakarta. Jadi Muhaimin jangan asal bicara,” kata Basarah.
Anggota Komisi III DPR itu menyarankan kepada Muhaimin untuk fokus dan mengurus tugas sebagai Menakertrans.
“Apa pernah Muhaimin merasakan penderitaan tenaga kerja kita di luar negeri? Apa pernah Muhaimin merasakan TKI kita telantar, dihukum mati, disiksa majikan,” ujar Basarah.
Kemarin di Ruang Fraksi PKB DPR Muhaimin Iskandar menyatakan Jokowi lebih banyak mengedepankan publisitas dibanding kerja. “Terlalu sering masuk televisi,” kata Muhaimin.
Bahkan, Muhaimin menilai kepemimpinan Jokowi-Basuki lebih mengedepankan opini tapi tidak memiliki kerja yang terstruktur.
“Memangnya Jokowi-Ahok bekerja selalu mengajak media massa. Saya rasa tidak. Beda dengan Muhaimin yang selalu mengandalkan pencitraan, ajak media ke mana-mana,” kata Basarah. (Antara/nj)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Portugal menang 4-2 atas Denmark di Nations League 2026-2027 meski tanpa Cristiano Ronaldo dan mempertahankan rekor sempurna
Bedah buku Pariwisata Kontemporer Indonesia di Jogja membahas perkembangan pariwisata, literasi digital, inovasi, dan tantangan industri di era teknologi.
Belanda bangkit dari ketertinggalan 0-2 dan bermain 2-2 melawan Yunani di Nations League 2026-2027 berkat gol Tijjani Reijnders.
Mitchell Baker cetak lima gol saat Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh. Ia menyamai catatan Iswadi Idris dan Soetjipto Suntoro.
Prakiraan cuaca Jogja Jumat 2 Oktober 2026 didominasi berawan. Cek suhu dan kondisi cuaca tiap kabupaten serta kapanewon.