Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi (googlenews)
http://images.harianjogja.com/2013/01/palangkaraya-005-large-370x277.jpg" alt="" width="370" height="277" />JAKARTA – Palangkaraya mengajukan diri menjadi ibu kota negara jika Jakarta dinilai sudah tak layak menyandangnya. Palangkaraya merupakan Sebagai kota terluas di Asia Tenggara.
Walikota Palangkaraya Riban Satia mengatakan kota yang dia pimpin siap menjadi pusat pemerintahan bila wacana pemindahan ibu kota dari Jakarta benar-benar direalisasikan.
“Palangkaraya adalah kota terluas di Asia Tenggara bahkan mungkin di dunia. Dengan luas 2.678,5 kilometer persegi, baru 54 kilometer persegi yang digunakan untuk permukiman,” kata Riban Satia di studio ANTARA TV Jakarta, Selasa (22/1/2013).
Dia mengatakan sudah membuat perencanaan tata ruang dan wilayah kota selama 50 tahun hingga 100 tahun ke depan, seperti jaringan jalan yang lebar dan jaringan drainase kota. Hal itu sudah diatur dalam regulasi yang sebelumnya sudah disusun Pemerintah Kota Palangka Raya.
Menurut dia, setiap orang yang berkunjung selalu berkomentar bahwa Palangkaraya merupakan kota yang tertata dengan jaringan jalan yang lebar dan rumah-rumah dengan halaman yang luas.
“Namun, pembangunan rumah sangat sederhana justru membuat beberapa wilayah terlihat kumuh karena di kawasan itu tidak ada tata ruang yang jelas. Karena itu, harus ada konsep yang jelas dan itu yang menjadi pekerjaan rumah kami selama lima tahun ini,” tuturnya.
Sementara itu, pengamat kebijakan publik Andrinov Chaniago mengatakan kota-kota di Indonesia saat ini adalah kota-kota yang sedang tumbuh. Karena itu, tugas utama pemimpin adalah melakukan pembaruan dan perombakan yang signifikan untuk menata pertumbuhan kota.
“Yang terpenting dilakukan adalah konsolidasi lahan dan bangunan. Selama ini konsolidasi lahan dan bangunan tidak pernah tercapai,” ujarnya.
Pengajar Pascasarjana Universitas Indonesia itu mengatakan pemimpin harus mampu mengubah perilaku masyarakat demi kebaikan dan pertumbuhan kota. Meskipun sulit, masih ada indikasi untuk bisa berubah.
“Contohnya perubahan yang terjadi di Solo dan Surabaya. Peran kepemimpinan untuk mengubah perilaku masyarakat sangat penting,” katanya. (Antara/sae)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Supermarket bangunan dan elektronik di Berbah terbakar Kamis siang. Sekitar 20 armada damkar dikerahkan, ratusan kendaraan ikut terbakar.
Cek jadwal SIM Keliling Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
DPRKPLH Temanggung menemukan kapasitas IPAL SPPG Tegalurung I belum mencukupi. Perbaikan dan pemeriksaan lanjutan segera dilakukan.
Fuad Hasan Masyhur membantah uang US$500.000 yang disita dari rumahnya merupakan keuntungan penyelenggaraan ibadah haji.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 2 Oktober 2026 lengkap tiap stasiun. KRL berangkat mulai 05.05 WIB dengan tarif Rp8.000.