JAKARTA BANJIR: Sudah Waktunya Punya Tempat Evakuasi

Jum'at, 18 Januari 2013 12:04 WIB
JAKARTA BANJIR: Sudah Waktunya Punya Tempat Evakuasi

Bisnis/Yayus Yuswoprihanto BUSWAY TIDAK BEROPERASI Bus Transjakarta diparkir di ruas Jl. MH Thamrin Jakarta, yang tergenang air, Kamis (17/01). moda transportasi massal tersebut berhenti beroperasi karena di jalur koridor I karena sebagian ruas jalan yang dilewati terkena banjir.

http://images.harianjogja.com/2013/01/170113-yay-BISNIS-10trans-370x234.jpg" alt="" width="370" height="234" />JAKARTA -– Banjir seakan sudah menjadi bencana rutin di Jakarta. Hampir tiap tahun Jakarta mengalami bencana ini. Karena itu, Jakarta sudah saatnya memiliki tempat evakuasi khusus.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus menyiapkan tempat khusus untuk evakuasi warga di saat bencana, terutama bencana banjir yang melanda hampir setiap tahunnya. Hal tersebut dikemukakan oleh pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Yayat Supriyatna, pada Jumat (18/1/2013).

Dengan demikian, kata dia, warga sudah tahu kemana harus mengungsi saat banjir melanda permukiman. Menurut dia, saat ini, tempat khusus pengungsian yang layak belum tersedia dan sebagian warga belum tahu harus mengungsi ke mana saat banjir.

“Tempat pengungsian yang ditempati pengungsi saat ini tidak layak seperti di jalanan, sehingga mengganggu pengguna jalan lainnya,” katanya.

Yayat mengatakan, tempat evakuasi bisa dibangun di tanah-tanah kosong ataupun lapangan serta dilengkapi dengan fasilitas pendukung dan sanitasi memadai.

Dia juga mengatakan bahwa idealnya pembangunan kota harus dilakukan berbasis mitigasi bencana.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir yang merendam 73 kelurahan di Jakarta, memaksa 15.423 orang tinggal di 68 titik pengungsian. (Antara/nel)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online