PEMILU 2014: SBY: Media Massa Jangan Tebang Pilih

Selasa, 15 Januari 2013 14:07 WIB
PEMILU 2014: SBY: Media Massa Jangan Tebang Pilih

JAKARTA—SBY mengimbau media massa agar tidak tebang pilih dalam memperkenalkan calon presiden dalam Pemilihan Presiden 2014.

“Media massa jangan tebang pilih, jangan terlalu tebang pilih, berikan ruang untuk perkenalkan yang lain [seluruh calon],” katanya dalam ceramah presidensial pada acara Democracy Outlook 2013, Selasa (15/1/2013).

Presiden menjelaskan sistem pemilihan langsung yang diterapkan Indonesia mulai 2004 menyerahkan sepenuhnya hak memilih presiden kepada setiap warga negara Indonesia.

Oleh karena itu, masyarakat harus mengenal pribadi dan mengetahui track record setiap orang yang mencalonkan diri sebagai presiden pengganti dirinya.

“Nanti yang [presiden] yang dipilih rakyat adalah yang disukai rakyat, [tetapi] lebih bagus [kalau] rakyat juga tahu siapa yang dipilih,” katanya.

SBY mengharapkan penciutan peserta pemilu menjadi hanya 10 partai pada 2014 bisa mempermudah penyelenggaraan pemilu dengan lebih baik dan tertib.

Dia mengajak pada seluruh pihak untuk mendukung siapapun yang terpilih pada pemilu tahun depan untuk memudahkan presiden terpilih menjalankan program meneruskan pembangunan.

“Sangat berat jika mulai memimpin situasi masih seperti pilpres, apalagi kalau ada yg mengganggu, apalagi [malah] mempersiapkan diri untuk 5 tahun lagi. Saya hanya berdoa mereka sukses, saya tidak punya kepentingan lagi,” kata SBY.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online