Pesawat Asian One Air Tergelincir, 2 Anggota TNI Terluka

Newswire
Newswire Sabtu, 24 Oktober 2026 16:17 WIB
Pesawat Asian One Air Tergelincir, 2 Anggota TNI Terluka

Ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, INTAN JAYA— Kepolisian Resor (Polres) Intan Jaya masih menyelidiki penyebab tergelincirnya pesawat Caravan PK-LTF milik Asian One Air di Bandara Bilorai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu (24/10/2026) pagi. Insiden saat pendaratan tersebut menyebabkan dua anggota TNI terluka dan pesawat mengalami kerusakan.

Kapolres Intan Jaya Kompol Sofian Corneles A. Samakori mengatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan lokasi untuk mendukung penyelidikan. Pemeriksaan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pesawat keluar dari jalur pendaratan, termasuk menelusuri informasi mengenai ban yang dikabarkan terlepas saat pesawat menyentuh landasan.

“Sampai saat ini, kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab insiden tergelincirnya pesawat tersebut, termasuk informasi mengenai ban pesawat yang dikabarkan lepas ketika hendak melakukan pendaratan,” katanya.

Kronologi Pesawat Caravan Tergelincir di Bandara Bilorai

Pesawat yang dipiloti Captain Riza dengan didampingi kopilot Captain Andi itu mendarat di Bandara Bilorai sekitar pukul 08.30 Waktu Indonesia Timur (WIT). Saat kejadian, pesawat membawa delapan penumpang dengan latar belakang berbeda, mulai dari anggota TNI dan Polri hingga warga sipil.

Rinciannya, terdapat tiga anggota Koramil 1718/Sugapa, satu anggota Polres Intan Jaya, serta empat warga sipil. Keterangan mengenai jumlah dan komposisi penumpang tersebut menjadi bagian dari informasi awal tentang penerbangan yang mengalami insiden di bandara itu.

Berdasarkan keterangan awal, pilot mengaku tidak menyangka ban pesawat terlepas ketika roda menyentuh landasan. Sejumlah penumpang juga merasakan bunyi dan hentakan dari bagian bawah pesawat ketika proses pendaratan berlangsung.

Setelah mengalami kondisi tersebut, pilot membelokkan pesawat ke arah kiri. Pesawat kemudian keluar dari jalur pendaratan dan masuk ke area rawa-rawa yang berada di sisi landasan Bandara Bilorai.

Keterangan mengenai ban yang dikabarkan terlepas dan bunyi serta hentakan yang dirasakan penumpang masih menjadi bagian dari informasi awal yang didalami polisi. Penyebab pasti tergelincirnya pesawat belum diketahui karena penyelidikan masih berlangsung.

Dua Anggota TNI Terluka Akibat Benturan

Insiden tersebut mengakibatkan pesawat mengalami kerusakan. Dua anggota TNI yang berada di dalam pesawat dilaporkan terluka, yakni Serka Matheus dan Koptu Johar.

Serka Matheus mengalami luka di bagian pinggang, sedangkan Koptu Johar mengalami luka di bagian kepala akibat benturan. Keduanya menjadi korban luka yang dilaporkan setelah pesawat tergelincir ketika mendarat di bandara tersebut.

Sementara itu, enam penumpang lainnya dilaporkan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi pada Sabtu pagi tersebut.

Polisi Dalami Keterangan Saksi

Polres Intan Jaya masih mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami informasi awal mengenai kondisi pesawat. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti insiden, termasuk memastikan informasi tentang ban pesawat yang dikabarkan terlepas saat pendaratan.

Olah TKP dan pengamanan lokasi telah dilakukan sebagai bagian dari langkah kepolisian dalam menangani kejadian tersebut. Hingga keterangan yang disampaikan Kapolres, penyebab tergelincirnya pesawat Caravan PK-LTF milik Asian One Air di Bandara Bilorai masih dalam penyelidikan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online