Kebakaran Hotel di Bangladesh Tewaskan 10 Wisatawan
Kebakaran hotel di Bangladesh menewaskan 10 wisatawan dan melukai empat orang. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan mitigasi kebakaran.
Kebakaran Pegunungan Argopuro masih terpantau hingga Minggu pagi. Petugas memadamkan api di area terjangkau dan menghindari lokasi berisiko. /Antara.
Harianjogja.com, JEMBER—Titik api masih terpantau di Pegunungan Argopuro hingga Minggu pagi. Petugas terus melakukan pemantauan dan pemadaman di area yang dapat dijangkau, sementara tim di sekitar Cikasur telah digeser ke lokasi yang lebih aman setelah sejumlah titik api terpantau relatif dekat dengan Savana Cikasur.
Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Jember, Purwantono, mengatakan titik api terlihat di sejumlah bagian Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang. Kondisi medan yang sulit membuat petugas harus mempertimbangkan perkembangan api, akses menuju lokasi, cuaca, serta keselamatan personel dalam setiap pergerakan.
Titik Api Terpantau di Sejumlah Lereng Gunung
Pemantauan awal dilakukan setelah satelit mengirimkan informasi sejumlah titik panas atau hotspot berkategori medium. Untuk memastikan kondisi di lapangan, petugas harus mendekati lokasi dengan berjalan kaki melalui jalur Taman Kursi menuju sisi timur Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang.
"Awalnya hanya terlihat sejumlah hotspot berkategori medium yang terkirim dari satelit. Untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, petugas harus mendekatinya dengan berjalan kaki melalui jalur Taman Kursi menuju sisi timur Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang," katanya saat dikonfirmasi per telepon di Jember, Minggu.
Pada Rabu (14/10) sore, pemantauan langsung menemukan empat titik api di lereng Gunung Gundil dan lereng timur Gunung Kerincing. Meski demikian, kondisi medan Pegunungan Argopuro menjadi tantangan bagi tim yang bertugas melakukan pemantauan maupun pengendalian kebakaran.
Setiap pergerakan personel harus memperhitungkan kondisi api, akses, cuaca, dan keselamatan. Pertimbangan tersebut menjadi penting karena perkembangan kebakaran di kawasan pegunungan dapat berubah dan memengaruhi keamanan tim di lapangan.
Api Terlihat dari Cikasur hingga Gunung Pandu
Perkembangan situasi kembali dilaporkan pada Kamis (15/10) malam. Tim lapangan yang memantau dari sisi timur melaporkan banyak titik api yang dapat diamati secara langsung, sedangkan dari Cikasur, api terlihat di bagian tengah dan barat kawasan.
Purwantono menyebut Gunung Semen dan Gunung Pandu menjadi dua lokasi yang mendapat perhatian lebih. Pasalnya, posisi titik api di kedua lokasi tersebut relatif dekat dengan Savana Cikasur.
"Pada Kamis (15/10) malam, dari sisi timur tim lapangan melaporkan banyak titik api yang dapat diamati langsung. Dari Cikasur, api juga terlihat di bagian tengah dan barat kawasan. Dua lokasi mendapat perhatian lebih, Gunung Semen dan Gunung Pandu, karena posisi titik api relatif dekat dengan Savana Cikasur," tuturnya.
Kedekatan titik api dengan Savana Cikasur menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pergerakan tim. Posko Pengendalian Kebakaran Hutan kemudian memutuskan agar personel yang berada di Cikasur bergeser menuju Mata Air 2 yang dinilai lebih aman.
"Hal itu bukan meninggalkan pekerjaan, namun keselamatan manusia harus tetap berada diutamakan saat arah dan perkembangan api semakin tidak pasti," katanya.
Pemadaman Tetap Berjalan dengan Mempertimbangkan Keselamatan
Purwantono menegaskan pengendalian kebakaran hutan harus tetap dilakukan tanpa mengabaikan keselamatan petugas. Menurut dia, tantangan di Pegunungan Argopuro bukan hanya mendekati titik api, melainkan juga memastikan personel tidak terjebak ketika situasi berubah dengan cepat.
“Api bisa berubah cepat mengikuti angin, vegetasi, dan medan. Ketika kondisi di sekitar Cikasur mulai berisiko, kami memilih menggeser tim ke lokasi yang lebih aman. Pemadaman penting, tetapi keselamatan personel tetap menjadi batas yang tidak boleh dilampaui,” katanya.
Hingga Minggu pagi, titik api masih terpantau di Pegunungan Argopuro. Petugas tetap melakukan pemadaman pada medan yang bisa dijangkau dengan membuat sekat api atau ilaran, sembari memperhatikan keselamatan selama bertugas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran hotel di Bangladesh menewaskan 10 wisatawan dan melukai empat orang. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan mitigasi kebakaran.
Sebanyak 5.500 pelari dari berbagai kalangan meramaikan gelaran AHY Run Semarang 2026, di Kota Semarang pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Kemenkop mendukung Pinsar Indonesia mengintegrasikan peternak ayam dan telur dengan Koperasi Merah Putih untuk memperkuat pasar dan pembiayaan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menunjuk Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten
Sebanyak 283.270 kasus ISPA tercatat hingga 13 Oktober 2026. Simak lima kota dengan kualitas udara terburuk dan cara melindungi kesehatan.
Kebakaran Pegunungan Argopuro masih terpantau hingga Minggu pagi. Petugas memadamkan api di area terjangkau dan menghindari lokasi berisiko.