Kabut Asap Kiriman Selimuti Aceh Barat, Pemkab Siapkan 10.000 Masker

Newswire
Newswire Minggu, 18 Oktober 2026 12:17 WIB
Kabut Asap Kiriman Selimuti Aceh Barat, Pemkab Siapkan 10.000 Masker

Pengendara memakai masker saat pembagian masker gratis di simpang empat RS Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Senin (24/8/2026). Pemerintah Kota Palembang membagikan 16.500 masker kepada masyarakat untuk mencegah terjangkitnya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat bencana kabut asap dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Antara/Nova Wahyudi/YU

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menyiapkan 10.000 lembar masker untuk mengantisipasi dampak kabut asap kiriman yang mulai menyelimuti wilayah tersebut. Hingga Minggu, kondisi kabut asap dinilai belum mengganggu aktivitas masyarakat maupun kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan situasi di daerahnya masih terpantau normal. Kondisi tersebut berbeda dengan sejumlah wilayah Aceh bagian tengah dan utara-timur yang dilaporkan mengalami paparan kabut asap lebih parah.

“Alhamdulillah, kondisi di Aceh Barat saat ini masih terpantau normal,” kata Bupati Aceh Barat Tarmizi kepada wartawan di Meulaboh, Minggu.

Sekolah Belum Diliburkan

Tarmizi menyampaikan kegiatan sehari-hari masyarakat dan aktivitas pendidikan di Aceh Barat masih berlangsung seperti biasa. Pemerintah daerah juga belum berencana meliburkan sekolah akibat kabut asap tersebut.

Meski demikian, Pemkab Aceh Barat akan terus memantau perkembangan kondisi secara berkala. Penyesuaian kegiatan sekolah dapat dilakukan apabila kabut asap semakin tebal dan dinilai membahayakan kesehatan.

Langkah tersebut disiapkan sebagai antisipasi terhadap kemungkinan memburuknya kondisi udara di wilayah Aceh Barat.

Siapkan 10.000 Masker untuk Masyarakat

Selain memantau perkembangan kabut asap, Pemkab Aceh Barat berupaya menyediakan 10.000 lembar masker untuk membantu melindungi masyarakat dari dampak paparan asap.

Tarmizi mengatakan masker tersebut nantinya dibagikan secara luas kepada masyarakat. Anak-anak dan balita menjadi prioritas karena lebih rentan mengalami gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran pernapasan.

"Masker tersebut nantinya akan dibagikan secara masif kepada seluruh masyarakat, dengan prioritas utama bagi anak-anak dan balita yang lebih rentan terhadap infeksi saluran pernapasan," katanya.

Tarmizi menjelaskan penyediaan masker merupakan bagian dari langkah mitigasi kesehatan untuk menghadapi kabut asap yang terbawa dari daerah lain.

Pemkab Aceh Barat akan terus mengikuti perkembangan situasi untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya, termasuk kemungkinan penyesuaian kegiatan sekolah apabila kondisi kabut asap memburuk.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali memicu keprihatinan serius seiring meningkatnya titik panas di berbagai wilayah rawan. Pekatnya kabut asap yang dihasilkan tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari dan membatasi jarak pandang, tetapi juga langsung mengancam kesehatan masyarakat akibat lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Pemerintah bersama tim penanggulangan darurat kini berpacu dengan waktu mengerahkan armada pemadaman darat dan udara untuk mencegah meluasnya area terbakar sebelum dampaknya semakin parah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online