BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter dan Banjir Rob di Sejumlah Wilayah

Newswire
Newswire Sabtu, 17 Oktober 2026 12:47 WIB
BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter dan Banjir Rob di Sejumlah Wilayah

Foto ilustrasi gelombang tinggi. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga 4 meter serta banjir rob di sejumlah wilayah Indonesia pada Sabtu.

Dalam prakiraan cuaca nasional, BMKG juga mengidentifikasi potensi hujan ringan, hujan petir, awan tebal, udara kabur, hingga kabut atau asap di berbagai daerah. Masyarakat diminta memperhatikan peringatan cuaca tersebut, termasuk kemungkinan hujan sedang hingga lebat secara lokal di tengah kondisi yang didominasi cuaca kering.

Prakirawan BMKG Sufia dalam siaran pembaruan informasi cuaca di Jakarta, Sabtu, menjelaskan dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi pembentukan sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Aceh dan Laut China Selatan bagian selatan Vietnam.

Kondisi tersebut memicu terbentuknya daerah perlambatan dan pertemuan angin. Area perlambatan angin terpantau memanjang di pesisir barat Aceh, Laut Natuna utara, pesisir selatan Vietnam, serta di sekitar sirkulasi tersebut.

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

BMKG mengeluarkan peringatan bagi nelayan dan pengguna transportasi laut terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan.

Gelombang setinggi 2,5 meter hingga 4 meter berpeluang terjadi di:

Samudra Hindia barat Lampung.
Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Barat.

Pengguna transportasi laut dan nelayan di wilayah tersebut diminta memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas. Potensi gelombang tinggi perlu menjadi pertimbangan dalam pelayaran maupun kegiatan di laut.

Daftar Wilayah yang Berpotensi Mengalami Banjir Rob

Selain gelombang tinggi, BMKG mengingatkan masyarakat pesisir untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut yang berpotensi menimbulkan banjir rob.

Wilayah pesisir yang masuk dalam peringatan tersebut meliputi:

Kepulauan Riau.
Jakarta.
Jawa Barat.
Bali.
Nusa Tenggara Barat.
Kalimantan Selatan.
Kalimantan Tengah.
Maluku.

Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir diimbau memperhatikan perkembangan kondisi pasang air laut serta potensi dampaknya terhadap kegiatan sehari-hari.

Potensi Cuaca di Sumatera

Prakiraan cuaca BMKG menunjukkan kondisi yang beragam di sejumlah kota di Pulau Sumatera.

Rinciannya sebagai berikut:

Hujan ringan berpotensi terjadi di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, dan Tanjung Pinang.
Awan tebal diprakirakan terjadi di Bengkulu dan Bandar Lampung.
Udara kabur terpantau di Jambi dan Pangkal Pinang.
Kabut atau asap berpotensi terjadi di Palembang.

Perbedaan kondisi tersebut menunjukkan masyarakat perlu menyesuaikan aktivitas dengan prakiraan cuaca di daerah masing-masing.

Cuaca Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

Di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, hujan ringan diprakirakan terjadi di Serang. Sementara itu, sejumlah kota lainnya diprediksi mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan tebal.

Berikut rinciannya:

Serang berpotensi mengalami hujan ringan.

Jakarta, Semarang, Bandung, Surabaya, Denpasar, Mataram, dan Kupang diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan tebal.

Jogja berpotensi mengalami udara kabur.

Masyarakat di wilayah tersebut tetap perlu memperhatikan perubahan kondisi cuaca, terutama jika beraktivitas di luar ruangan.

Pontianak Berpotensi Mengalami Hujan Petir

Di Pulau Kalimantan, BMKG memprakirakan hujan petir berpotensi terjadi di Pontianak. Hujan ringan diperkirakan melanda Palangkaraya, Tanjung Selor, dan Samarinda, sedangkan kondisi asap atau kabut terpantau di Banjarmasin.

Sementara itu, prakiraan cuaca di Pulau Sulawesi menunjukkan potensi hujan ringan di Mamuju. Makassar, Kendari, dan Gorontalo diprakirakan mengalami cuaca berawan hingga berawan tebal.

Adapun kondisi udara kabur berpotensi terjadi di Palu, sedangkan Manado diprakirakan mengalami kondisi asap atau kabut.

Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Maluku dan Papua

Untuk wilayah Maluku dan Papua, BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah kota, sementara beberapa daerah lainnya berpotensi mengalami udara kabur.

Berikut sebaran prakiraan cuacanya:

Hujan ringan berpotensi terjadi di Sorong, Manokwari, Nabire, dan Jayapura.
Udara kabur terpantau di Ternate, Ambon, Jayawijaya, dan Merauke.

BMKG juga mengimbau pengguna transportasi udara agar mewaspadai pertumbuhan awan kumulonimbus di sejumlah wilayah, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Papua, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan.

Potensi pertumbuhan awan tersebut juga perlu diwaspadai di Samudra Hindia barat Aceh hingga Kepulauan Natuna bagian utara serta Samudra Pasifik utara Maluku.

Waspadai Kekeringan dan Kebakaran Hutan

Di tengah kondisi cuaca yang didominasi cuaca kering di sejumlah wilayah, BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat terjadi secara lokal.

Masyarakat juga diminta mewaspadai risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan. Pemantauan prakiraan cuaca dan peringatan dini diperlukan agar aktivitas masyarakat dapat disesuaikan dengan kondisi di masing-masing wilayah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online