RI dan Mesir Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Industri Pertahanan

Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi Minggu, 11 Oktober 2026 19:17 WIB
RI dan Mesir Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Industri Pertahanan

Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu (11/10/2026). - Youtube Setpres.\r\n\r\n

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk memperluas kerja sama industri pertahanan dengan Republik Arab Mesir. Kesepakatan tersebut mencakup peningkatan kapasitas militer melalui pendidikan, latihan bersama, serta pertukaran kunjungan pejabat dan pakar dari kedua negara.

Komitmen itu disepakati dalam pertemuan bilateral setelah Prabowo menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026).

"Di bidang pertahanan, kami sepakat untuk meningkatkan kerja sama, khususnya di bidang industri pertahanan dan peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan latihan-latihan bersama, serta pertukaran kunjungan antara pimpinan dan para pakar kita," ujar Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Penguatan kerja sama ini diarahkan untuk memperluas kemampuan teknis militer kedua negara sekaligus mendukung kemandirian industri alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia. Pertukaran pengetahuan dan peningkatan kapasitas diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan kemampuan pertahanan nasional.

Kerja Sama Pertahanan Mencakup Pendidikan dan Latihan Militer

Selain pengembangan industri pertahanan, Indonesia dan Mesir juga sepakat meningkatkan kerja sama dalam pendidikan militer serta latihan bersama. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan personel dan kesiapsiagaan operasional kedua negara.

Pertukaran kunjungan antara pimpinan dan pakar pertahanan juga menjadi bagian dari kesepakatan. Melalui berbagai bentuk kolaborasi itu, kedua negara berupaya memperluas komunikasi serta pertukaran pengalaman di sektor pertahanan.

Prabowo turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Mesir terhadap kebutuhan kapal-kapal TNI Angkatan Laut yang menjalankan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di kawasan Timur Tengah.

"Saya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan Mesir dalam membantu dan memberi fasilitas kebutuhan kapal-kapal TNI Angkatan Laut kita yang bertugas menjalankan misi pemeliharaan perdamaian PBB di kawasan Timur Tengah," kata Prabowo.

Dukungan tersebut menjadi salah satu aspek kerja sama kedua negara dalam mendukung pelaksanaan misi perdamaian internasional. Indonesia dan Mesir diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi untuk mendukung stabilitas dan perdamaian global.

Indonesia dan Mesir Siapkan Dana Investasi Bersama

Selain sektor pertahanan, Prabowo juga mengungkapkan rencana pembentukan joint investment fund atau dana investasi bersama antara Indonesia dan Mesir. Inisiatif tersebut akan melibatkan lembaga investasi dari kedua negara untuk mendorong pendanaan proyek-proyek strategis bilateral.

"Saya juga menyambut baik inisiatif pembentukan joint investment fund oleh lembaga investasi kedua negara kita untuk mendorong investasi pada proyek-proyek strategis," ujar Prabowo setelah pertemuan dengan Presiden El-Sisi di Jakarta, Minggu.

Rencana dana investasi bersama tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas hubungan ekonomi kedua negara. Melalui inisiatif ini, Indonesia dan Mesir membuka peluang untuk mendorong investasi pada proyek prioritas yang disepakati bersama.

Meski demikian, rincian mengenai proyek yang akan didanai, besaran investasi, dan mekanisme pelaksanaan dana bersama tersebut belum dijelaskan dalam keterangan yang disampaikan Prabowo.

Kunjungan Balasan Perkuat Hubungan Bilateral

Kunjungan kenegaraan Presiden Abdel Fattah El-Sisi ke Indonesia merupakan kunjungan balasan atas lawatan Presiden Prabowo Subianto ke Mesir pada 2024 dan 2025. Pertemuan di Jakarta tersebut sekaligus melanjutkan komunikasi kedua kepala negara dalam memperkuat hubungan bilateral.

Pembahasan mencakup kerja sama pertahanan dan peluang investasi strategis. Kedua bidang itu menjadi bagian dari upaya memperluas kemitraan Indonesia-Mesir, baik dalam kepentingan nasional masing-masing maupun dalam mendukung stabilitas dan perdamaian internasional.

Melalui penguatan hubungan diplomatik, peningkatan kapasitas pertahanan, dan rencana investasi bersama, Indonesia dan Mesir berupaya membuka ruang kerja sama yang lebih luas untuk kepentingan kedua negara.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online