Lock Screen iPhone Ternyata Bisa Lebih Canggih dari yang Anda Kira
Lock Screen iPhone punya banyak fitur tersembunyi seperti Wallet, widget, Live Activities, dan Siri untuk akses lebih cepat.
Logo Komite Olimpiade Internasional (IOC). Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Setiap tanggal memiliki cerita tersendiri dalam kalender dunia. Pada Selasa (23/6/2026), setidaknya terdapat tiga peringatan internasional yang diperingati secara luas, yakni Hari Olimpiade Internasional, Hari Janda Internasional, dan Hari Perempuan Internasional di Bidang Teknik.
Masing-masing peringatan membawa pesan yang berbeda, mulai dari ajakan menjalani hidup sehat, perhatian terhadap kelompok rentan, hingga dorongan bagi perempuan untuk berkiprah lebih luas dalam bidang sains dan teknologi.
Hari Olimpiade Internasional dan Semangat Hidup Aktif
Hari Olimpiade Internasional atau International Olympic Day diperingati setiap 23 Juni untuk mengenang berdirinya Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada 1894.
Peringatan ini tidak hanya berkaitan dengan kompetisi olahraga tingkat dunia, tetapi juga bertujuan menanamkan nilai-nilai Olimpiade kepada masyarakat. Nilai tersebut meliputi keunggulan, persahabatan, dan rasa hormat yang menjadi fondasi gerakan Olimpiade modern.
Gagasan Hari Olimpiade pertama kali muncul pada 1947 ketika anggota IOC asal Cekoslowakia, Dr. Josef Gruss, mengusulkan adanya peringatan khusus untuk mempromosikan gerakan olahraga global. Usulan itu kemudian disetujui dalam Sidang IOC ke-42 pada 1948 dan sejak saat itu diperingati setiap tahun.
Melalui peringatan ini, masyarakat di berbagai negara diajak untuk lebih aktif bergerak, berolahraga, dan menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Secara historis, Olimpiade berakar dari Yunani Kuno. Catatan menunjukkan pesta olahraga tersebut pertama kali digelar pada 776 SM di Olympia sebelum kemudian dihidupkan kembali sebagai Olimpiade modern di Athena pada 1896.
Hari Janda Internasional dan Perjuangan Melawan Ketidakadilan
Selain dunia olahraga, tanggal 23 Juni juga menjadi momentum penting bagi isu sosial melalui peringatan Hari Janda Internasional (International Widows Day).
Hari peringatan ini ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2010 dan mulai diperingati secara resmi sejak 2011.
Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran global terhadap berbagai tantangan yang masih dihadapi jutaan janda di seluruh dunia, mulai dari kemiskinan, diskriminasi sosial, hingga keterbatasan akses terhadap pendidikan dan hak ekonomi.
Di sejumlah negara, perempuan yang kehilangan pasangan masih menghadapi stigma sosial dan hambatan dalam memperoleh hak waris maupun perlindungan hukum. Karena itu, Hari Janda Internasional menjadi sarana untuk mendorong kebijakan yang lebih inklusif dan memberikan kesempatan yang lebih setara bagi mereka.
Peringatan ini juga mengingatkan pentingnya dukungan masyarakat, pemerintah, dan organisasi sosial dalam membantu para janda membangun kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera.
Mengapresiasi Perempuan di Dunia Teknik
Momentum internasional lainnya yang jatuh pada 23 Juni adalah Hari Perempuan Internasional di Bidang Teknik atau International Women in Engineering Day (INWED).
Peringatan ini digagas oleh Women's Engineering Society (WES) untuk merayakan kontribusi perempuan dalam dunia teknik, teknologi, manufaktur, konstruksi, dan berbagai bidang rekayasa lainnya.
Meski kini semakin banyak perempuan yang berkarier di sektor teknologi, representasi mereka di bidang teknik masih relatif rendah dibanding laki-laki di banyak negara.
Karena itu, INWED menjadi momentum untuk menghapus stereotip bahwa profesi teknik hanya cocok bagi laki-laki. Peringatan ini juga bertujuan menginspirasi generasi muda perempuan agar lebih percaya diri menekuni bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Salah satu tonggak penting dalam sejarah perempuan di dunia teknik terjadi pada 1876 ketika Elizabeth Bragg menjadi perempuan pertama yang meraih gelar teknik sipil dari Universitas California, Berkeley.
Sejak saat itu, semakin banyak perempuan yang berkontribusi dalam berbagai inovasi teknologi dan pembangunan di seluruh dunia.
Tiga Pesan Besar dalam Satu Tanggal
Meski memiliki tema berbeda, ketiga peringatan internasional pada 23 Juni sama-sama membawa pesan yang relevan bagi masyarakat modern.
Hari Olimpiade Internasional mengajak masyarakat menjaga kesehatan dan menjunjung sportivitas. Hari Janda Internasional mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap kelompok rentan. Sementara Hari Perempuan Internasional di Bidang Teknik menjadi pengingat bahwa kesempatan berkarya harus terbuka bagi siapa saja tanpa memandang gender.
Ketiga momentum tersebut menunjukkan bahwa pembangunan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kemajuan ekonomi, tetapi juga oleh kesehatan, kesetaraan, dan kepedulian sosial yang berjalan beriringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lock Screen iPhone punya banyak fitur tersembunyi seperti Wallet, widget, Live Activities, dan Siri untuk akses lebih cepat.
Rokarolla, malware Android dengan 137 perintah, menargetkan 217 aplikasi bank & kripto. Bisa curi PIN, SMS, dan matikan Play Protect. Simak cara hindarinya.
Britney Spears ungkap keinginan punya bayi lagi di usia 44 tahun meski tanpa pasangan, di tengah proses pemulihan hidupnya.
Blunder Koulibaly dan gol Haaland bawa Norwegia lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026 usai kalahkan Senegal 3-2. Cedera kiper Senegal
Penelitian terbaru menemukan aktivitas fisik rutin dapat meningkatkan IQ anak hingga 4 poin dan mendukung perkembangan otak secara optimal.
Tantri Kotak mengaku menjadi korban dugaan penipuan oleh teman dekat. Total kerugian para korban disebut mencapai hampir Rp10 miliar.