TPS Surabaya Jadi Hub Ekspor Lokomotif INKA ke Australia

Newswire
Newswire Rabu, 27 Mei 2026 22:07 WIB
TPS Surabaya Jadi Hub Ekspor Lokomotif INKA ke Australia

Ilustrasi rangkaian kereta api. - Antara

TPS Surabaya, PT INKA, ekspor lokomotif Indonesia, locomotive platform, underframe lokomotif, ekspor kereta ke Australia, Terminal Petikemas Surabaya, pengiriman lokomotif, industri perkeretaapian Indonesia, produk INKA, ekspor PT INKA, kargo OOG, Out of Gauge, Uncontainerized cargo, pelabuhan Surabaya, logistik ekspor, kereta buatan Indonesia, pasar Australia, ekspor manufaktur Indonesia, industri transportasi nasional—PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menangani pengiriman produk perkeretaapian ekspor milik PT INKA (Persero) ke Australia. Kali ini, TPS menjadi hub pengiriman tiga unit locomotive platform yang melengkapi total realisasi ekspor sebanyak 16 unit dari pesanan yang diterima PT INKA.

Pelaksana Tugas Senior Manager Sistem Manajemen dan Komersial TPS, Indriana Susilowati, mengatakan proses pengiriman tersebut menunjukkan kesiapan TPS dalam menangani kargo khusus dengan standar operasional tinggi.

“Penanganan pengiriman locomotive platform ini menunjukkan kesiapan kami dalam menangani kargo khusus dengan standar operasional yang tinggi serta kolaborasi yang solid antara pihak terkait,” kata Indriana di Surabaya, Rabu (27/5/2026).

Ekspor Bertahap Sejak 2025

Sebelumnya, pengiriman locomotive platform produksi PT INKA melalui TPS telah dilakukan secara bertahap. Pengiriman awal dilakukan pada Februari 2025 sebanyak dua unit, kemudian dilanjutkan dengan ekspor 13 unit sepanjang 2025.

Dengan tambahan tiga unit terbaru, total locomotive platform yang telah dikirim melalui TPS kini mencapai 16 unit. Produk yang dikirim berupa underframe lokomotif yang masuk kategori muatan Uncontainerized (UC) atau Out of Gauge (OOG), sehingga membutuhkan penanganan khusus mulai tahap perencanaan hingga proses pemuatan di terminal.

TPS Dipilih karena Fasilitas dan Akses Internasional

Pemilihan TPS sebagai hub pengiriman disebut didasarkan pada kelengkapan fasilitas dan kesiapan operasional terminal dalam menangani produk perkeretaapian berukuran khusus. Selain itu, akses pelayaran internasional yang luas menjadi salah satu pertimbangan utama.

Lokasi TPS yang relatif dekat dengan fasilitas produksi PT INKA di Madiun juga dinilai mendukung efisiensi logistik dan kelancaran distribusi ekspor ke pasar internasional.

Australia disebut terus mempercayai produk PT INKA karena kualitas produk yang terjaga, harga kompetitif, serta dukungan layanan purna jual yang responsif. Efisiensi biaya pengiriman juga menjadi faktor yang memperkuat daya saing produk kereta buatan Indonesia di pasar global.

Sebagai terminal peti kemas, TPS memastikan kesiapan peralatan dan sumber daya manusia untuk mendukung proses pengiriman agar berjalan aman, efisien, dan sesuai standar operasional internasional.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online