Jogja Jadi Role Model Ekraf Nasional, Ini Kata Menteri
Menteri Ekraf menyebut Jogja jadi panutan ekonomi kreatif nasional berkat kekuatan budaya, inovasi, dan SDM unggul.
Hujan. - Foto ilustrasi dibuat oleh AI/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diprediksi melanda berbagai wilayah di Indonesia pada Kamis. Kondisi ini dipicu dinamika atmosfer yang aktif, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
BMKG melalui prakirawan cuaca Ina Indah H menjelaskan bahwa sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi meliputi Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, hingga Maluku. Informasi tersebut disampaikan dalam keterangan resmi yang dirilis di Jakarta.
Selain itu, untuk kawasan Indonesia bagian barat, BMKG mengimbau masyarakat agar mewaspadai kemungkinan hujan disertai petir yang berpotensi terjadi di Banjarmasin dan Tanjung Selor. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diperkirakan turun di Padang, Semarang, dan Yogyakarta.
Ina menambahkan, sejumlah kota lain diprediksi mengalami hujan ringan, antara lain Medan, Tanjung Pinang, Pekanbaru, Jambi, Pangkalpinang, Palembang, Bengkulu, Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Surabaya, Pontianak, Palangka Raya, serta Samarinda. Adapun kondisi berawan tebal berpotensi terjadi di Banda Aceh.
Untuk wilayah Indonesia bagian timur, BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan petir di Ambon. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Denpasar, Mataram, Mamuju, dan Nabire.
Lebih lanjut, sejumlah daerah lain seperti Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayawijaya, Jayapura, hingga Merauke diprediksi mengalami hujan ringan. Sementara kondisi langit berawan tebal berpotensi terjadi di Kupang dan Manado seiring dinamika atmosfer yang masih aktif di kawasan tersebut.
Mengingat intensitas potensi curah hujan, seluruh lapisan masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir, tanah longsor, maupun angin kencang.
Langkah antisipasi dapat dimulai dengan menjaga kebersihan lingkungan, terutama memastikan saluran air tidak tersumbat sampah agar debit hujan dapat mengalir lancar. Selain itu, warga diharapkan memeriksa ketahanan struktur atap rumah serta memangkas dahan pohon yang sudah rimbun guna menghindari risiko tumbang.
Keselamatan adalah tanggung jawab bersama; jangan menunggu bencana datang baru bertindak. Mari menjaga lingkungan tetap bersih dan selalu waspada demi keamanan seluruh anggota keluarga.
Penting juga bagi masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari otoritas berwenang dan menyiapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan pokok serta dokumen penting. Dengan langkah preventif yang dilakukan secara kolektif, diharapkan dampak buruk dari tingginya curah hujan dapat diminimalisir demi keselamatan bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menteri Ekraf menyebut Jogja jadi panutan ekonomi kreatif nasional berkat kekuatan budaya, inovasi, dan SDM unggul.
Prabowo bertemu Menhan Jepang bahas kerja sama pertahanan, dari pendidikan militer hingga teknologi dan keamanan maritim.
Jadwal KRL Solo–Jogja Minggu 14 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Australia vs Turki di Piala Dunia 2026 diprediksi sengit. Cek jadwal, statistik, dan prediksi skor terbaru di sini.
Australia juara AFF U-19 2026 usai kalahkan Thailand 2-0. Indonesia finis ketiga setelah menang atas Kamboja.
Program Makan Bergizi Gratis tetap berlanjut dengan skema baru. Kantin sekolah berpeluang dilibatkan dalam penyediaan makanan.