Jelang Lawan Iran, Pelatih Mesir Soroti Keadilan bagi Semua Tim
Pelatih Mesir Hossam Hassan mendukung Iran mendapat perlakuan setara di Piala Dunia 2026 jelang laga penentuan Grup G di Seattle.
Area permukiman penduduk di Sri Lanka yang terendam banjir banjir yang disebabkan oleh Siklon Ditwah di Sri Lanka, Sabtu (29/11/2025). - Antara
Harianjogja.com, JOGJA— Krisis ekonomi kembali menghantui Sri Lanka. Pemerintah mengambil langkah darurat dengan menjatah listrik dan bahan bakar di tengah lonjakan harga serta tekanan global yang kian berat.
Bagi banyak pihak yang mengira krisis 2022 telah berlalu, situasi terbaru menunjukkan sebaliknya. Sri Lanka kini kembali berada di ambang tekanan ekonomi serius akibat kombinasi konflik global dan dampak bencana alam.
Presiden Anura Kumara Dissanayake mengambil kebijakan drastis dengan menerapkan penjatahan bahan bakar serta menaikkan harga BBM hingga sepertiga dari harga sebelumnya.
Tak hanya itu, tarif listrik melonjak hingga 40 persen, memicu kepanikan warga yang trauma dengan inflasi tinggi pada 2022.
Air Dibatasi, Listrik Terancam Padam
Kondisi di lapangan semakin memprihatinkan. Pemerintah mulai membatasi distribusi air bersih sejak Kamis (4/4/2026) untuk menghemat cadangan dan menekan biaya operasional.
Warga pun mulai merasakan dampaknya secara langsung. Seorang pedagang di pasar Pettah, Wasantha Jayalath (55), mengaku kecewa dengan kondisi saat ini.
“Nyatanya negara ini makin terperosok ke dalam jurang,” ujarnya, dikutip dari AFP.
Dampak Siklon Ditwah Belum Pulih
Tekanan ekonomi diperparah oleh dampak Siklon Ditwah yang melanda akhir 2025. Bencana tersebut menjadi yang terburuk sejak Tsunami Samudra Hindia 2004, dengan 641 korban jiwa dan kerugian mencapai US$4,1 miliar
Menurut Bank Dunia, pemerintah harus menggelontorkan tambahan US$1,6 miliar untuk memperbaiki infrastruktur vital seperti jalan dan jembatan. Akibatnya, ruang fiskal pemerintah semakin sempit untuk menahan lonjakan harga kebutuhan pokok.
Di tengah krisis, harapan kini bergantung pada bantuan dari Dana Moneter Internasional (IMF). Delegasi IMF saat ini berada di Kolombo untuk meninjau program pinjaman senilai US$2,9 miliar, dengan potensi pencairan tahap berikutnya sebesar US$700 juta. Pemerintah Sri Lanka juga berupaya meminta pelonggaran syarat penghematan agar kebijakan tidak memicu gejolak sosial dan politik baru.
Jika situasi ini tak segera tertangani, Sri Lanka berisiko kembali mengalami krisis utang seperti sebelumnya, dengan total beban mencapai US$46 miliar.
Bagi dunia, kondisi ini menjadi pengingat bahwa negara berkembang masih sangat rentan terhadap kombinasi krisis global, bencana alam, dan tekanan fiskal dalam waktu bersamaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Mesir Hossam Hassan mendukung Iran mendapat perlakuan setara di Piala Dunia 2026 jelang laga penentuan Grup G di Seattle.
Toyota Australia melakukan recall 1.101 unit bZ4X akibat potensi gangguan software ECU. Toyota Astra Motor memastikan unit Indonesia tidak terdampak.
Gol kemenangan Iran atas Mesir dianulir VAR. Usai laga, para pemain meninggalkan pesan menyentuh tentang kehormatan dan fair play di ruang ganti.
OpenAI meluncurkan GPT-5.6 dengan varian Sol, Terra, dan Luna. Akses awal dibatasi atas permintaan pemerintah AS sambil menunggu evaluasi keamanan.
George Russell merebut pole position GP Austria 2026 di Red Bull Ring. Kualifikasi diwarnai kontroversi kecelakaan Max Verstappen pada akhir sesi Q3.
FIFA menolak permintaan Timnas Prancis mengenakan pita hitam untuk menghormati ibu Didier Deschamps. Prancis tetap menang 4-1 atas Norwegia.