Hakim Sebut Kasus Laptop Chromebook Rugikan Negara Rp1,56 T
Kasus korupsi laptop Chromebook rugikan negara Rp1,56 triliun, eks Mendikbud divonis 10 tahun penjara.
Bendera Iran.
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Iran secara tegas menyatakan kesiapannya untuk terus melakukan pembelaan diri terhadap setiap ancaman militer asing tanpa batasan waktu. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa posisi negaranya saat ini sangat solid dan tidak berada dalam posisi memohon perdamaian atau gencatan senjata kepada pihak mana pun, termasuk Amerika Serikat (AS).
Ketegasan ini muncul sebagai respons atas meningkatnya tensi geopolitik yang melibatkan kekuatan militer Washington di kawasan Timur Tengah. Araghchi mengingatkan bahwa segala bentuk agresi terhadap kedaulatan Teheran tidak akan pernah memberikan keuntungan strategis maupun kemenangan bagi pihak penyerang.
“Kami tidak pernah meminta gencatan senjata, dan kami bahkan tidak pernah meminta perundingan. Kami siap mempertahankan diri selama diperlukan,” kata Araghchi dalam wawancara eksklusif dengan CBS News, Minggu (15/3/2026).
Selain masalah konfrontasi militer, Menlu Iran juga mengungkapkan fakta terkait pengamanan jalur perdagangan maritim yang sangat krusial. Ia mengeklaim bahwa sejumlah negara telah secara proaktif menjalin komunikasi dengan Teheran untuk memastikan kapal-kapal dagang mereka dapat melintas tanpa gangguan di perairan strategis.
Meskipun tidak merinci identitas negara-negara tersebut, Araghchi memastikan bahwa koordinasi mengenai jalur aman ini berada di bawah kendali penuh otoritas militer. Kebijakan pemberian perlindungan bagi kapal-kapal tertentu merupakan keputusan taktis untuk menjamin stabilitas navigasi internasional di tengah situasi yang sedang memanas.
“Hal ini menjadi kewenangan militer kami untuk memutuskan, dan mereka telah memutuskan untuk mengizinkan sekelompok kapal dari berbagai negara melintas secara aman dan terlindungi,” ujarnya saat menjelaskan perkembangan komunikasi internasional terkait akses pelayaran.
Pernyataan diplomatik ini sekaligus memperjelas kendali Iran atas Selat Hormuz, yang merupakan jalur urat nadi distribusi energi global. Dengan mengelola akses lalu lintas di selat tersebut, Teheran memposisikan diri sebagai otoritas utama yang mampu menentukan tingkat keamanan pelayaran komersial sebagai bentuk daya tawar terhadap tekanan ekonomi dan militer dari negara-negara Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus korupsi laptop Chromebook rugikan negara Rp1,56 triliun, eks Mendikbud divonis 10 tahun penjara.
Meta mengakui AI belum mampu menekan spam judi online di Facebook dan Instagram karena pelaku terus mengubah modus untuk menghindari deteksi.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semangat mengawali hari dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Presiden Prabowo menegaskan Polri berperan strategis menjaga keamanan dan menyampaikan enam pesan penting pada Hari Bhayangkara ke-80.
Sensus Ekonomi 2026 mencatat UMKM DIY masih didominasi usaha mikro. Dinkop UKM DIY memperkuat pendampingan agar pelaku usaha bisa naik kelas.
BPKH memangkas anggaran operasional Rp100,31 miliar pada 2026 untuk menjaga keberlanjutan dana haji tanpa mengurangi layanan kepada jemaah