Kaspersky Temukan Situs Palsu Jual iPhone 18, Waspada Data Dicuri
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Foto ilustrasi bendera Iran. - Freepik
Harianjogja.com, MOSKOW—Ketegangan konflik Iran Amerika Serikat kembali memanas setelah Iran memperingatkan akan memberikan balasan keras apabila Amerika Serikat mencoba membunuh Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei. Pernyataan ini menegaskan meningkatnya eskalasi konflik Iran AS yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah.
Ancaman tersebut disampaikan Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali dalam wawancara dengan media Rusia RIA Novosti. Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam jika ada upaya pembunuhan terhadap Mojtaba Khamenei oleh Amerika Serikat maupun Israel.
Menurut Jalali, tindakan yang saat ini dilakukan Iran merupakan bagian dari respons atas terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Iran sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan yang terjadi sebelumnya. "Anda sedang melihat tanggapan Iran hari ini," ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Ia menambahkan bahwa kemarahan publik Iran terhadap kematian Ali Khamenei memicu tuntutan balasan terhadap pihak yang dianggap bertanggung jawab.
"Kami menginginkan pembalasan darah untuk pemimpin kami (Ayatollah Ali Khamenei). Rakyat marah dan menuntut pembalasan atas pertumpahan darah. Tentu saja, Amerika telah dan akan menghadapi pembalasan yang berat di masa depan," jelasnya tentang potensi reaksi tersebut, dengan mengutip contoh Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei yang telah terbunuh.
Ketegangan konflik Iran AS Israel sebelumnya meningkat setelah pada 28 Februari Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk wilayah di Teheran.
Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan besar, menewaskan sejumlah warga sipil, serta menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Sebagai respons, Iran kemudian melancarkan serangan balasan yang menargetkan wilayah Israel dan sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Situasi politik Iran selanjutnya berubah setelah Mojtaba Khamenei pada 8 Maret diangkat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya.
Mojtaba Khamenei diketahui belum muncul di hadapan publik sejak pengangkatannya sebagai pemimpin baru Iran.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei sebelumnya menyampaikan bahwa pemimpin tertinggi Iran yang baru mengalami luka, namun kondisinya dilaporkan dalam keadaan baik.
Amerika Serikat dan Israel pada awalnya menyatakan bahwa serangan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap ancaman yang mereka nilai berasal dari program nuklir Iran.
Namun kemudian kedua negara tersebut juga menyampaikan keinginan untuk melihat terjadinya perubahan rezim di Iran, yang semakin memperuncing konflik Iran AS Israel di kawasan Timur Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Kemenhut mengembangkan kasus pembalakan liar di TN Berbak dan Sembilang setelah dua orang ditetapkan sebagai tersangka.
Lima kalurahan di Sleman memilih mekanisme voting untuk Pilur PAW. Sebanyak 15 calon mengikuti pemilihan di lima kalurahan.
Suvenir pernikahan Rangga dan Nunu berupa anak ayam hidup dalam kotak mika menuai kritik warganet karena dinilai tak layak.
Industri pelumas mengubah strategi menghadapi pertumbuhan EV dengan memperkuat pasar industri dan mengembangkan produk bernilai tambah.
Aliran PDAM di Padukuhan Padem, Panggang, Gunungkidul macet lebih dari lima tahun. Warga terpaksa membeli air saat musim kemarau.