Polri Siapkan 166 SPPG Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Asap mengepul di Teheran, Iran. Ledakan terdengar lagi di Teheran, Iran, 1 Maret 2026. ANTARA/Xinhua/Shadati
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah evakuasi bagi 15 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Teheran, Iran, menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyatakan, proses evakuasi akan dilakukan melalui jalur darat menuju Baku, Azerbaijan, sebelum diterbangkan ke Jakarta.
"Sedang diatur kapan (evakuasi dilaksanakan) karena ruang udara juga sedang ditutup. Kalau misalnya evakuasi dari Teheran itu, mereka harus dibawa ke Baku itu sepuluh jam perjalanan," kata Sugiono saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.
Perjalanan Darat 10 Jam ke Baku
Sugiono menjelaskan, Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Iran untuk mengatur waktu keberangkatan, mengingat perjalanan darat dari Teheran ke Baku memakan waktu sekitar 10 jam.
Persiapan evakuasi, lanjut dia, mempertimbangkan aspek logistik serta kondisi kesehatan masing-masing WNI sebelum melanjutkan penerbangan menuju Jakarta.
Ia menegaskan bahwa 15 WNI tersebut telah menyatakan kesediaan untuk dievakuasi.
"Yang minta evakuasi, kita evakuasi. Kan tidak mungkin orang yang tidak mau dipindahkan, kita pindahkan. Di GCC aja Qatar ada 27 ribu orang, kalau minta dievakuasi, kita mau evakuasi. Di Qatar, di UAE, di Bahrain, belum ada yang mau dievakuasi. Ini 15 (WNI) yang udah menyatakan kesediaan," katanya.
WNI di Negara Teluk Belum Ajukan Evakuasi
Sugiono memastikan, hingga saat ini belum ada permintaan evakuasi dari WNI yang berada di negara-negara anggota Gulf Cooperation Council (GCC), seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, Bahrain, dan Oman.
Ia juga mengaku telah memerintahkan Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, agar segera mengambil langkah-langkah konkret jika situasi memburuk.
"Di tengah eskalasi yang semakin meningkat, tadi siang juga saya sudah memerintahkan kepada Dubes kita di Teheran untuk mengambil langkah-langkah evakuasi yang segera, jika memang ada masyarakat Indonesia yang menginginkan untuk dievakuasi," ujar Sugiono.
Perkembangan situasi keamanan di kawasan tersebut, kata dia, terus dipantau secara intensif. Presiden Prabowo Subianto juga menegaskan Indonesia harus siap menghadapi berbagai kemungkinan dampak konflik yang terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Erupsi Gunung Semeru disertai awan panas guguran, kolom abu 1.000 meter, status tetap Level III Siaga.
Pakar Hukum Tata Negara Unej meminta BK DPRD Jember memberi sanksi tegas kepada legislator yang bermain gim saat rapat.
Tiket laga kandang terakhir PSIM Jogja vs Madura United di SSA Bantul habis terjual, 8.500 suporter siap padati stadion.
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.
Ratusan warga Parangjoro Sukoharjo menggelar doa bersama terkait polemik izin warung kuliner nonhalal di Dusun Sudimoro.