Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 10 Mei 2026, Tarif Rp8.000
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 10 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. /Instagram.
Harianjogja.com, TEHERAN—Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan Ayatollah Ali Khamenei masih hidup dan seluruh pejabat tinggi Iran dalam kondisi selamat, membantah kabar kematian yang beredar di tengah eskalasi konflik Timur Tengah.
Pernyataan resmi itu disampaikan Araghchi untuk meredam spekulasi yang berkembang mengenai keselamatan pucuk pimpinan negara. Dalam rekaman pernyataan terbarunya, ia memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan di Teheran.
"Saya tahu mereka tetap hidup. Kepala peradilan juga demikian, begitu pula Ketua Parlemen. Semua pejabat tinggi dalam keadaan hidup," ujar Araghchi dalam rekaman tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa Sekretaris Dewan Keamanan Nasional berada dalam kondisi yang sama dan tetap menjalankan tugasnya. Pernyataan tersebut dimaksudkan untuk membantah kabar burung terkait dugaan ketidakstabilan di lingkar kekuasaan Iran.
Menurut Araghchi, seluruh elemen pemerintahan tetap bekerja dari pos masing-masing dan situasi nasional berada dalam kendali otoritas negara. Pemerintah Iran mengklaim dinamika keamanan yang terjadi dapat ditangani dengan baik.
"Jadi, semua orang sekarang berada di posisinya dan kami sedang menangani situasi ini. Semuanya baik-baik saja," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Teheran dilaporkan tetap kondusif meski sempat diterpa berbagai isu terkait keselamatan para pemimpin negara.
"Saya tahu mereka [masih] hidup, begitu juga Kepala Peradilan, Ketua Parlemen juga sama, semua pejabat tinggi masih hidup dan [termasuk] Sekretaris Dewan Keamanan Nasional. Jadi semua orang sekarang berada di posisinya dan kami sedang menangani situasi ini dan semuanya baik-baik saja."
Sebelumnya, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei (86) dikabarkan tewas dalam konflik yang memanas di Timur Tengah. Kabar tersebut disampaikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu waktu setempat.
Menurut laporan Reuters, seorang pejabat senior Israel menyebut jasad Ayatollah Ali Khamenei ditemukan setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Pernyataan itu muncul di tengah eskalasi konflik yang dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan ketegangan kawasan.
Selama memimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei dikenal sebagai figur yang keras terhadap Barat. Ia menumpas oposisi di dalam negeri sekaligus mendukung kekuatan proksi di berbagai kawasan dengan tujuan memperkuat posisi Iran sebagai kekuatan yang disegani dan ditakuti.
Citra satelit yang beredar menunjukkan kerusakan signifikan pada kompleks kediaman pemimpin di Teheran yang disebut menjadi salah satu target awal dalam kampanye pengeboman tersebut. Meski demikian, pemerintah Iran belum menyampaikan pernyataan resmi terkait kabar kematian pemimpin tertinggi mereka, sementara klarifikasi dari Abbas Araghchi menegaskan bahwa Ayatollah Ali Khamenei dan jajaran pejabat tinggi Iran masih hidup serta tetap menjalankan fungsi pemerintahan di tengah dinamika konflik yang berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 10 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.
Pembongkaran SDN Nglarang untuk proyek Tol Jogja-Solo rampung. Lahan kini 100% bebas, proyek masuk tahap penimbunan dan pengecoran.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.