Danantara Garap 26 Proyek Hilirisasi Senilai Rp225 Triliun
Danantara menggarap 26 proyek hilirisasi senilai Rp225 triliun yang diproyeksikan menyerap 37.833 tenaga kerja langsung.
Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar. Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Gagasan Ramadan Hijau mengemuka dalam ceramah tarawih perdana 1447 H di Masjid Istiqlal. Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya menghadirkan spiritualitas yang lembut, peduli lingkungan, dan menjauh dari sikap keras dalam menjalani ibadah Ramadan.
Dalam tausiyahnya, Nasaruddin menyoroti cara Allah memperkenalkan diri-Nya kepada manusia sebagai Tuhan Yang Maha Lembut, bukan figur yang identik dengan dominasi. “Allah SWT lebih menonjolkan dirinya sebagai the God, bukan the Lord, God itu feminin, Lord itu maskulin. Allah memperkenalkan dirinya sebagai yang Maha Lembut,” katanya di Jakarta, Rabu.
Menurut Menag, Ramadhan Hijau bukan sekadar tema seremonial, melainkan ajakan membangun karakter umat yang ramah terhadap alam dan sesama. Ia mengingatkan agar umat beragama bersikap “hijau”, bukan “merah”, yakni pribadi yang mampu melembutkan hati dan menahan amarah.
“Bulan Ramadhan ini mari kita niatkan bahwa saya akan menjinakkan diri saya, melembutkan hati, dan membersihkan kepala saya yang kotor. Saya akan bersahabat dengan alam semesta,” ujar dia.
Sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin juga memaparkan rangkaian agenda Ramadan di masjid nasional tersebut. Shalat tarawih akan diawali dengan penampilan qari (pembaca kitab suci Al-Qur’an) bertaraf internasional yang ditayangkan secara bergiliran hingga akhir Ramadan.
“Setelah itu dilanjutkan kultum oleh penceramah yang dipilih dari berbagai latar belakang: populer karena keilmuannya, tokoh publik atau artis religius, maupun da'i (pendakwah) kondang,” paparnya.
Tak hanya kegiatan ibadah rutin, Masjid Istiqlal turut menggelar peringatan Nuzulul Quran yang melibatkan negara-negara tetangga. Kegiatan tersebut menghadirkan para menteri agama se-Asia Tenggara sebagai bagian dari penguatan jejaring keislaman kawasan.
“Takbiran pun dilakukan bersama dengan masjid-masjid raya di ibu kota Asia Tenggara, saling menyahut dalam kebersamaan,” tuturnya.
Tema Ramadhan Hijau yang diusung tahun ini juga diwujudkan dalam pengelolaan masjid berbasis ramah lingkungan. Nasaruddin mengungkapkan bahwa Masjid Istiqlal telah memiliki sistem pembangkit listrik tenaga surya yang mendapat perhatian luas dari masyarakat internasional.
“Biasanya yang menjadi sorotan adalah gedung pencakar langit di Dubai atau Qatar, tetapi tahun lalu, yang menjadi perhatian dunia justru Masjid Istiqlal karena atap Istiqlal yang dipenuhi panel solar system. Dengan sistem ini, kami dapat menghemat energi dalam jumlah besar,” ujar dia.
Selain pemanfaatan energi terbarukan, pengelolaan air di Masjid Istiqlal juga dirancang berkelanjutan. Seluruh air yang digunakan ditampung dalam bak besar dan diolah kembali (recycle) sehingga tidak ada setetes pun yang terbuang ke selokan, sejalan dengan semangat Ramadhan Hijau yang mengintegrasikan ibadah, kepedulian lingkungan, dan praktik keberagamaan yang lebih berkesadaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Danantara menggarap 26 proyek hilirisasi senilai Rp225 triliun yang diproyeksikan menyerap 37.833 tenaga kerja langsung.
Sekitar 200 warga binaan Gunungkidul akan difasilitasi mengikuti Kejar Paket A, B, dan C sebagai bekal kembali ke masyarakat.
Pembangunan Jembatan Kewek memasuki tahap struktur lanjutan. Pondasi rampung dan erection girder ditarget September agar bisa dipakai saat Nataru 2026.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.