Perokok Wajib Tahu! Ini Cara Rokok Memicu Kanker Mulut
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
Ilustrasi: Petugas rukyat meneropong posisi hilal guna menentukan 1 Ramadhan di Pos Observasi Taman Wisata Pantai Loang Baloq, Mataram, NTB. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/foc.
Harianjogja.com, LOMBOK — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan posisi hilal masih berada di bawah ufuk saat pemantauan yang dilakukan melalui Pusat Observasi Bulan di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ketinggian hilal tercatat minus 1,268 derajat dengan elongasi 1,208 derajat.
Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Sumawan, mengatakan kondisi tersebut membuat hilal secara astronomis belum memungkinkan untuk teramati.
“Tinggi hilal minus 1,268 derajat dan elongasi 1,208 derajat,” kata Sumawan dalam laporan di Mataram, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan, dengan posisi Bulan yang masih berada di bawah garis horizon serta nilai elongasi yang sangat kecil, hilal tidak dapat terlihat secara kasat mata. Secara umum, hilal berpotensi teramati apabila berada di atas ufuk dengan ketinggian positif serta elongasi minimal berkisar 6 hingga 7 derajat.
Selain melakukan pengamatan di Lombok Utara, BMKG NTB juga menyiapkan titik rukyatul hilal di Pantai Loang Baloq, Kota Mataram. Pengamatan lanjutan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.
Sumawan menyebutkan, pada pemantauan Rabu sore, posisi hilal diperkirakan telah berada di atas ufuk dengan ketinggian 8,287 derajat dan elongasi mencapai 11,588 derajat, sehingga secara astronomis berpeluang untuk terlihat.
Sebelumnya, Kementerian Agama menggelar sidang isbat penetapan awal bulan Hijriah di Jakarta pada Selasa (17/2/2026). Hasil sidang isbat tersebut menjadi dasar resmi pemerintah dalam menetapkan awal puasa Ramadan bagi umat Islam di Indonesia.
Dalam prosesnya, Kementerian Agama bersama BMKG melakukan pemantauan hilal secara serentak di 133 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 96 titik dipantau oleh Kementerian Agama, sementara 37 titik lainnya dilakukan oleh BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.