El Nino Mengintai, Harga Pangan 2027 Perlu Diwaspadai
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Presiden Prabowo
Harianjogja.com, JAKARTA—Pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh nasional ditegaskan Istana berorientasi pada kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, sekaligus menjadi bagian dari komunikasi politik yang terbuka dan konstruktif dalam pemerintahan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, pola komunikasi Presiden Prabowo Subianto selama ini dilakukan melalui berbagai cara, baik secara terbuka maupun tertutup, untuk berdiskusi, menyerap masukan, serta memberikan penjelasan mengenai program-program pemerintah yang tengah berjalan. Hal tersebut ia sampaikan di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
“Inilah cara Bapak Presiden selama ini juga berkomunikasi. Ada yang terbuka, ada yang tertutup dalam rangka berdiskusi, menerima masukan, sekaligus memberikan penjelasan juga terhadap program-program yang sedang dijalankan oleh pemerintah,” kata Prasetyo.
Ia menegaskan, pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh tersebut bukanlah agenda dengan tokoh oposisi, melainkan dengan figur-figur nasional yang memiliki kepedulian sesuai bidang masing-masing.
“Bukan tokoh oposisi. Tapi, beliau bertemu dengan tokoh-tokoh nasional yang memiliki kepedulian di bidangnya masing-masing,” kata Prasetyo.
Menurutnya, komunikasi seperti itu menjadi langkah positif dalam penyelenggaraan pemerintahan karena membuka ruang dialog yang lebih luas di luar struktur formal partai politik.
Prasetyo juga merinci, tokoh-tokoh yang ditemui Presiden Prabowo Subianto berasal dari beragam latar belakang dan tidak berasal dari unsur partai politik.
“Tokoh parpol tidak ada. Kemarin ada tokoh kepemiluan Prof. Siti Zuhro, tokoh pemberantasan korupsi mantan Ketua KPK Bapak Abraham Samad, kemudian tokoh kepolisian mantan Kabareskrim Bapak Susno,” ujarnya.
Ia menambahkan, agenda pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan tokoh nasional akan terus berlanjut dalam waktu mendatang sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan memperkaya perspektif dalam pengambilan kebijakan publik.
“Ada beberapa yang nanti juga akan terus kita lanjutkan dengan tokoh-tokoh yang lain,” kata Prasetyo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan sejumlah tokoh nasional, salah satunya mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad. Pertemuan tersebut berlangsung selama lima jam di kediaman pribadi Presiden di Jalan Kertanegara IV, pada Jumat (30/1/2026).
Kabar pertemuan itu awalnya diungkap oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin yang menyebut bahwa Kepala Negara bertemu dengan tokoh-tokoh oposisi pemerintah guna membahas kepentingan negara, sebelum kemudian ditegaskan kembali oleh Istana bahwa pertemuan tersebut merupakan dialog dengan tokoh nasional lintas latar belakang dalam rangka kepentingan rakyat dan negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Empat atlet Indonesia lolos final speed panjat tebing di Nagoya. FPTI membidik medali dan berharap podium dikuasai wakil Indonesia.
DPRD Jogja meminta Rippar 2026–2045 tak hanya mengejar jumlah wisatawan, tetapi juga lama tinggal, belanja, tenaga kerja, dan lingkungan.
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
Raja Maroko Mohammed VI menunjuk Fatima Ezzahra El Mansouri sebagai perdana menteri perempuan pertama dalam sejarah negara tersebut.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta agar budaya antikorupsi selalu melekat dalam diri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerjanya.