El Nino Mengintai, Harga Pangan 2027 Perlu Diwaspadai
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Foto ilustrasi radar pesawat. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membenarkan tiga pegawainya berada di dalam pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT yang hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Ketiga pegawai tersebut yakni Ferry Irawan, penata muda tingkat I yang bertugas sebagai analis kapal pengawas; Deden Mulyana, penata muda tingkat I dan pengelola barang milik negara; serta Yoga Naufal yang menjabat sebagai operator foto udara.
“Kami sedih dan sangat prihatin. Kami berdoa yang terbaik bagi seluruh penumpang dan kru pesawat,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (17/1/2026) malam.
Mengutip informasi terakhir dari Kepala Kantor SAR Nasional Makassar yang diterima Tim Direktorat Jenderal PSDKP pada pukul 19.20 WIB, Trenggono menyampaikan bahwa proses pencarian masih berlangsung oleh Tim SAR Gabungan.
Sedang Jalankan Misi Pengawasan Udara
Trenggono menjelaskan, para pegawai tersebut tengah melaksanakan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara atau air surveillance. Operasi pengawasan itu dilakukan bekerja sama dengan PT Indonesia Air Transport (IAT) selaku operator pesawat.
“Pesawat IAT memang rutin kami gunakan untuk pengawasan di seluruh wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke, terutama kawasan perbatasan. Namun kegiatan pengawasan ini dilakukan hampir di seluruh wilayah perairan nasional,” jelasnya.
Ia menegaskan KKP akan terus memantau perkembangan proses pencarian dan berkoordinasi dengan seluruh otoritas terkait.
“Terkait penyebab insiden, kami serahkan sepenuhnya kepada Basarnas, KNKT, dan Kementerian Perhubungan,” imbuhnya.
IAT: Tujuh Awak On Board
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT IAT Tri Adi Wibowo menyampaikan klarifikasi bahwa terdapat tujuh awak pesawat dalam penerbangan tersebut, termasuk Capt Andy Dahananto yang juga menjabat sebagai Direktur Operasi IAT.
“Kami prihatin dan menunggu hasil pencarian. Tim kami sudah berangkat ke Makassar,” kata Tri.
Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub menyebut pesawat yang hilang itu mengangkut 10 orang, terdiri atas tujuh awak dan tiga penumpang.
Fokus Pencarian di Bantimurung
Pesawat ATR 42-500 buatan tahun 2000 itu terbang dari Bandara Yogyakarta Adisutjipto (JOG) menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (UPG) dengan pilot in command Capt. Andy Dahananto.
Pencarian kini dipusatkan di kawasan pegunungan kapur Bantimurung, Desa Leang-leang, Kabupaten Maros. Lokasi tersebut juga menjadi posko tim Basarnas. Upaya lanjutan akan dilakukan melalui penerbangan helikopter TNI AU bersama Basarnas pada pukul 16.25 WITA.
AirNav Indonesia juga menyiapkan NOTAM (Notice to Airmen) terkait kegiatan SAR untuk memberi ruang operasi keselamatan di wilayah udara tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.