Kepala BNPB Minta Maaf soal Pernyataan Karhutla Berjalan Normal
Kepala BNPB Suharyanto meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataan soal aktivitas masyarakat tetap normal di tengah karhutla dan kabut asap.
Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. - Foto dibuat oleh AI StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Gempa bumi bermagnitudo 4,5 mengguncang Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, pada Jumat malam pukul 20.41 WITA. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Pelaksana tugas Kepala BMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, menjelaskan gempa terjadi pada kedalaman dangkal sekitar dua kilometer. Episenter gempa berada di laut, sekitar 61 kilometer di utara wilayah Tolitoli. BMKG mencatat koordinat pusat gempa berada pada 1,40 derajat Lintang Utara dan 120,93 derajat Bujur Timur.
Berdasarkan analisis BMKG, gempa tersebut tergolong gempa bumi dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif. Getaran dirasakan masyarakat dengan intensitas III hingga IV MMI.
Hingga saat ini, BMKG belum mendeteksi adanya gempa susulan dan belum menerima laporan kerusakan akibat kejadian tersebut.
"Jadi gempa itu terjadi dengan kedalaman dua kilometer dan tidak berpotensi tsunami," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala BMKG Wilayah IV Nasrol Adil melalui keterangan tertulisnya diterima di Kota Palu.
Ia mengemukakan episenter gempa tercatat pada 1,40 derajat Lintang Utara (LU) - 120,93 derajat Bujur Timur (BT) yang berlokasi di laut pada jarak 61 km Utara Tolitoli.
"Gempa bumi yang terjadi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," ucapnya.
Menurut dia, dampak gempa bumi tersebut dirasakan dengan skala intensitas III hingga IV MMI di Tolitoli. "Hingga saat ini hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya kejadian gempa bumi susulan, serta belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut," ucap Nasrol Adil.
Nasrol pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan terus memperbarui informasi melalui sumber resmi dari BMKG. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu memantau perkembangan melalui kanal resmi BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kepala BNPB Suharyanto meminta maaf dan mengklarifikasi pernyataan soal aktivitas masyarakat tetap normal di tengah karhutla dan kabut asap.
Pemkab Bantul memberi perhatian khusus pada enam kalurahan menjelang Pilur 4 Oktober 2026 karena memiliki potensi kerawanan.
Lebih dari 45.000 siswa Jerman berunjuk rasa di 100 kota memprotes pemeriksaan kesehatan dan kebijakan wajib militer baru.
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
SBY mengenang Guruh Soekarnoputra melalui pameran lukisan dan perbincangan di Istana serta menyoroti sumbangsihnya bagi seni dan Indonesia.
Wamen Ekraf Irene Umar mendorong penguatan QRIS untuk mempermudah pembayaran lintas negara bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia.