Benarkah Tepung Singkong Bisa Digunakan untuk Padamkan Karhutla? Ini Kata BRIN
BRIN mengkaji tepung singkong untuk pemadaman karhutla. Uji skala besar disiapkan bersama Polri untuk menguji efektivitas dan teknik aplikasinya.
Rumah mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di kawasan Condet, Jakarta Timur, Jumat (9/1/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza
Harianjogja.com, JAKARTA—Rumah mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, di kawasan Condet, Jakarta Timur dijaga ketat aparat keamanan sejak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji 2023–2024.
Pantauan pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 17.20 WIB, aktivitas di lingkungan perumahan masih tampak normal, dengan kendaraan keluar masuk seperti biasa. Namun, sejumlah petugas berjaga di sekitar rumah Yaqut, mengawasi pergerakan warga dan membatasi tamu yang tidak berkepentingan.
Seorang petugas keamanan menyebut media belum diperbolehkan masuk ke area rumah tersebut.
“Belum boleh masuk, saya hanya menjalankan tugas,” ujarnya singkat, meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Petugas juga memastikan setiap tamu yang menuju kawasan itu diperiksa identitas beserta tujuan kedatangannya.
Sebelumnya, KPK telah mengonfirmasi penetapan Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji. “Benar,” kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.
Meski begitu, Fitroh belum membeberkan jumlah pihak yang dijerat dalam perkara tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, pada kesempatan berbeda juga mengonfirmasi perkembangan penyidikan. “Benar, sudah ada penetapan tersangka dalam penyidikan perkara kuota haji,” ujarnya.
Selain Yaqut, mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, turut ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama.
KPK sebelumnya mulai menyidik perkara ini pada 9 Agustus 2025 dan berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menghitung potensi kerugian negara. Pada 11 Agustus 2025, KPK menyebut estimasi awal kerugian negara mencapai lebih dari Rp1 triliun dan telah mencegah tiga orang bepergian ke luar negeri selama enam bulan.
Tiga pihak yang dicegah yakni Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, serta Fuad Hasan Masyhur selaku pemilik biro penyelenggara haji Maktour.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BRIN mengkaji tepung singkong untuk pemadaman karhutla. Uji skala besar disiapkan bersama Polri untuk menguji efektivitas dan teknik aplikasinya.
Lima tokoh disebut masuk bursa Ketum PBNU 2026-2031. Simak profil, pengalaman, dan gagasan para kandidat dalam Muktamar ke-35 NU.
YOT VI di GOR UNY diikuti 5.200 karateka. Ajang ini menjadi wadah pembinaan atlet usia dini hingga kompetisi tingkat internasional.
Tiga karya budaya Sleman resmi ditetapkan sebagai WBTb nasional 2025, yakni Reog Keprajuritan, Sruntul, dan Bebek Bacem Nglengis.
Gus Rozin menghormati mekanisme AHWA dalam pemilihan Ketum PBNU dan mengajak warga NU menjaga persatuan setelah keputusan Muktamar ke-35.
Komisi III DPR RI merumuskan 13 jenis tindak pidana yang menjadi sasaran RUU Perampasan Aset. Simak daftar lengkapnya.