Sayembara Begal Jadi Polemik, Yusril Minta Patroli Ditingkatkan
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Menteri Luar Negeri Belgia Maxime Prevot. /ANTARA/Anadolu/py.
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Luar Negeri Belgia Maxime Prevot menyerukan kepada Israel agar segera mencabut pembatasan akses kemanusiaan di wilayah Palestina. Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan kemanusiaan tidak boleh dijadikan alat politik maupun disertai persyaratan tertentu.
Seruan tersebut disampaikan Prevot pada Rabu, menyusul rencana Israel memblokir sejumlah organisasi nonpemerintah internasional yang beroperasi di Gaza. Menurutnya, langkah tersebut bertentangan dengan kewajiban Israel berdasarkan hukum humaniter internasional.
Prevot merujuk pada penegasan Mahkamah Internasional yang menyatakan Israel memiliki kewajiban tanpa syarat untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat disalurkan kepada warga sipil tanpa hambatan.
“Pelaku kemanusiaan profesional seperti UNRWA dan organisasi nonpemerintah internasional yang didanai Belgia mematuhi standar tertinggi transparansi, imparsialitas, dan independensi,” ujar Prevot melalui platform media sosial X.
Ia menekankan pentingnya kerja sama antara Israel dan seluruh pelaku kemanusiaan dengan itikad baik, berdasarkan kriteria yang jelas dan tidak dipolitisasi, agar penyaluran bantuan kepada warga Palestina dapat berjalan maksimal.
“Saya mendesak Pemerintah Israel untuk mencabut seluruh pembatasan akses kemanusiaan dan menghormati Rencana Komprehensif untuk Mengakhiri Konflik Gaza,” tambahnya.
Meski kesepakatan gencatan senjata dilaporkan mulai berlaku sejak Oktober, Israel disebut masih menutup sebagian besar jalur penyeberangan menuju Gaza. Kondisi tersebut menghambat masuknya hunian sementara serta material rekonstruksi, sekaligus memperparah krisis kemanusiaan yang berdampak pada lebih dari dua juta penduduk.
Pejabat Palestina melaporkan sedikitnya 414 warga Gaza tewas sejak gencatan senjata diberlakukan, menandakan situasi kemanusiaan di wilayah tersebut masih jauh dari stabil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.