Pemerintah Tetapkan 13 Juli Jadi Hari Kepercayaan, Ini Maknanya
Pemerintah tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME. Ini tujuan, sejarah, dan maknanya bagi Indonesia.
Sebuah kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Karawang. (ANTARA/HO-Polres Karawang)
Harianjogja.com, KARAWANG — Sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan 13 kendaraan terjadi di lampu merah Jalan Raya Arteri, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Sabtu (29/11/2025). Peristiwa tragis ini menelan dua korban jiwa dan melukai lima orang lainnya.
Kasie Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menjelaskan, salah satu korban meninggal dunia adalah Lilis Suryani, pengendara Honda Vario yang tertabrak dari belakang. Sementara seorang anak berusia 3 tahun, Syaddad Faidanu, mengalami luka ringan. Semua korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Karya Husada Cikampek untuk mendapatkan perawatan medis.
“Dua orang meninggal dunia, dan lima orang lainnya mengalami luka-luka,” kata Wildan.
Menurut keterangan Wildan, kecelakaan bermula saat sebuah truk wing box bernopol D-9326-YU melaju dari arah Cikampek menuju Karawang. Truk ini gagal berhenti saat mendekati lampu merah dan menabrak mobil Ayla yang tengah berhenti. Benturan tersebut mendorong mobil Ayla menabrak kendaraan di depannya, sehingga memicu rangkaian tabrakan berlapis.
Akibatnya, kecelakaan ini melibatkan berbagai jenis kendaraan, mulai dari mobil Xenia, Grandmax, angkot, light truck, hingga sepeda motor seperti Vixion, Vario, Aerox, Beat, Karisma, dan bahkan motor tanpa pelat nomor. Petugas Satlantas Polres Karawang mencatat sedikitnya 13 kendaraan mengalami kerusakan.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kecelakaan ini disebabkan kelalaian pengemudi truk. “Pengemudi diduga tidak memperhatikan kondisi arus lalu lintas saat berpindah lajur dan tidak mampu mengendalikan laju kendaraan,” ujarnya.
Selain faktor manusia, petugas juga menemukan indikasi masalah pada sistem rem angin truk dan dugaan pelanggaran muatan. Berdasarkan data KIR, muatan yang diizinkan hanya 11,5 ton, namun truk diketahui membawa beban hingga lebih dari 25 ton.
Wildan menegaskan, kondisi jalan tidak menjadi faktor penyebab kecelakaan. Jalan dalam keadaan baik, lurus, dan kering, tanpa hambatan dari lingkungan sekitar.
Satlantas Polres Karawang kini telah mengamankan semua kendaraan yang terlibat, mengumpulkan keterangan saksi, dan memeriksa pengemudi truk. Proses penyelidikan pun terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti dan menentukan langkah hukum berikutnya.
“Proses penyelidikan terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti dan menentukan langkah hukum berikutnya,” kata Wildan.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati, terutama saat mendekati lampu merah dan membawa muatan berat, agar keselamatan di jalan tetap terjaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan YME. Ini tujuan, sejarah, dan maknanya bagi Indonesia.
BKAD Sleman mengajukan pemblokiran rekening yang dipakai dalam penipuan berkedok tagihan pajak daerah. Warga diminta hanya membayar lewat kanal resmi.
Kelurahan Wirobrajan menggencarkan Gerakan Bapak Asuh Trotoar melalui sosialisasi door to door untuk menjaga trotoar tetap bersih, rapi, dan nyaman.
Ribuan lansia masuk daftar tunggu sekolah lansia di Kota Jogja. Tingginya minat membuat Pemkot berupaya menambah sekolah baru.
IDAI mengingatkan polusi udara dapat menurunkan fungsi paru anak. Penelitian menunjukkan 13,3% anak mengalami gangguan fungsi paru.
Disnaker Bantul mencatat 142 pekerja terkena PHK hingga Mei 2026. Kasus berasal dari sektor kesehatan, IT, manufaktur, dan perdagangan.