Banjir Rob Pati Rendam 73 Rumah dan 85 Hektare Tambak
Banjir rob di Kecamatan Tayu, Pati, merendam 73 rumah dan 85 hektare tambak. Sebanyak 127 KK terdampak akibat tanggul laut yang jebol.
Bendera Asean - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Timor Leste resmi menjadi anggota ke-11 Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) pada Minggu (26/10/2025). Hal ini menandai tercapainya visi yang telah dicanangkan hampir setengah abad lalu oleh Presiden Jose Ramos-Horta.
Keanggotaan Timor Leste secara resmi dikukuhkan oleh para pemimpin Asean dalam pembukaan KTT tahunan di Kuala Lumpur, Malaysia. Suasana penuh tepuk tangan menggema ketika bendera Timor Leste dikibarkan di panggung utama.
Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao mengatakan, momen tersebut sebagai tonggak sejarah baru bagi negaranya. Menurutnya, bergabungnya Timor Leste ke dalam Asean membuka peluang besar di bidang perdagangan dan investasi.
"Keanggotaan ini adalah bukti semangat rakyat kami, sebuah demokrasi muda yang lahir dari perjuangan. Ini bukan akhir dari perjalanan kami," ucap Xanana dilansir dari Reuters.
Menurutnya, langkah tersebut mengakhiri penantian panjang selama 14 tahun bagi Timor Leste untuk bergabung dalam keanggotaan Asean. Pencapaian ini memiliki makna simbolis mendalam bagi Presiden Ramos-Horta dan Xanana Gusmao, dua tokoh utama dalam perjuangan kemerdekaan negara tersebut.
Dengan populasi sekitar 1,4 juta jiwa, Timor Leste merupakan salah satu negara termiskin di kawasan Asia. Pemerintah setempat berharap keanggotaan di Asean dapat membuka peluang untuk memperkuat ekonomi yang masih kecil, dengan produk domestik bruto (PDB) sekitar US$2 miliar, atau hanya sebagian kecil dari total PDB Asean yang mencapai US$3,8 triliun.
Asal tahu saja, Timor Leste sebelumnya berada di bawah kekuasaan Portugis selama tiga abad sebelum ditinggalkan secara mendadak pada 1975. Kekosongan itu kemudian dimanfaatkan oleh Indonesia yang menganeksasi wilayah tersebut dan mendudukinya hingga akhirnya Timor Leste memperoleh kemerdekaan penuh pada 2002.
Presiden Ramos-Horta pertama kali mengemukakan ide untuk membawa Timor Leste bergabung dengan Asean sejak 1970-an. Menurutnya, integrasi kawasan adalah kunci untuk menjamin masa depan negara tersebut.
Dalam wawancara dengan CNA pada September lalu, Ramos-Horta menegaskan bahwa Timor Leste harus menjaga stabilitas dan tidak menjadi beban bagi Asean.
Dia menambahkan bahwa negaranya dapat memberikan kontribusi melalui pengalaman dalam penyelesaian konflik, termasuk dalam isu perbatasan dan Laut China Selatan.
“Jika di masa depan kami dapat berkontribusi memperkuat mekanisme Asean dalam penyelesaian konflik, itu akan sangat penting. Di setiap negara Asean, kami harus menekankan pentingnya dialog,” ujar Ramos-Horta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Banjir rob di Kecamatan Tayu, Pati, merendam 73 rumah dan 85 hektare tambak. Sebanyak 127 KK terdampak akibat tanggul laut yang jebol.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
BPKH membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk delapan posisi Asisten Manajer. Simak syarat, daftar formasi, dan jadwal penutupan pendaftaran.
Gelombang panas Inggris memecahkan rekor suhu Juni selama tiga hari berturut-turut. Met Office memperpanjang peringatan cuaca hingga Minggu.
Iran mengecam serangan Amerika Serikat dan menyebutnya melanggar Piagam PBB serta kesepakatan damai yang baru berlaku pada Juni 2026.
Candi Sojiwan dan Wellness Tourism Umbul Brintik masuk nominasi API Award 2026. Masyarakat diajak memberikan dukungan melalui voting.