Biosferun 2026 Lintasi 3 Kabupaten di 2 Provinsi, Ini Jadwal dan Rutenya
Ajang lari lintas alam Biosferun 2026 kembali digelar pada 18 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan kelima, event trail run ini menawarkan pengalaman berbeda.
Foto ilustrasi wadah MBG. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan tidak ada penutupan kantin sekolah karena Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi akan dikolaborasikan bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memenuhi seluruh hak siswa terhadap gizi.
"Tidak ada larangan atau dipaksa tutup," kata Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang saat dikonfirmasi melalui pesan singkat di Jakarta, Senin.
Ia melanjutkan sudah ada beberapa contoh kolaborasi antara kantin dan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) untuk memenuhi gizi siswa, salah satunya di Bogor, Jawa Barat.
"Di Bogor ada, terdiri dari beberapa kantin," ujar Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang.
Salah satu contoh proyek percontohan sejak Januari 2025, kata dia, misalnya di kantin Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor yang dinilai memiliki fasilitas yang memadai serta memiliki layanan pengiriman yang mudah ke siswa.
BACA JUGA: DPRD DIY Minta Distribusi MBG Segera Dievaluasi
Nanik juga menambahkan BGN membuka kesempatan bagi kantin sekolah untuk mengajukan titik agar dapat dikolaborasikan dengan SPPG untuk melayani Program MBG.
"Kantin atau siapa saja kan boleh mengajukan titik," tuturnya.
Diketahui, SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Surakarta, Jawa Tengah, menyatakan keberatan menerima Program MBG karena sekolah tersebut telah menjalankan Program Dapur Sehat selama 10 tahun terakhir.
SD tersebut sempat mendapatkan pengajuan dari salah satu SPPG di Kota Solo untuk menjalankan Program MBG, namun pihak sekolah merasa Program Dapur Sehat yang dijalankan selama 10 tahun tersebut telah cukup mampu memenuhi kebutuhan gizi siswa.
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo justru menyatakan akan menjadikan Program Dapur Sehat di SD tersebut sebagai salah satu praktik baik bagi sekolah-sekolah lain dalam menjalankan Program MBG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ajang lari lintas alam Biosferun 2026 kembali digelar pada 18 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan kelima, event trail run ini menawarkan pengalaman berbeda.
Influenza A belum ditemukan di Bantul hingga 1 Oktober. Dinkes mengingatkan warga memperkuat PHBS dan menjaga daya tahan tubuh.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.