Sempat Melesat di Kualifikasi Moto3 Junior, Ramadhipa Raih 9 Poin
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Beasiswa pendidikan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Muhammadiyah Scholarship Agency (MSA) menyediakan bantuan dana pendidikan 2025.
Program ini memberikan kesempatan kepada 500 mahasiswa aktif dari berbagai jenjang, mulai Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktoral (S3) untuk mendapatkan bantuan pendanaan pendidikan.
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Irwan Akib, dalam amanatnya mengapresiasi kegiatan ini dalam rangka meringankan beban mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan. Ia juga berharap agar kerja sama antara PP Muhammadiyah dengan BAZNAS dapat terus berlanjut.
“Kerja sama ini tentu kita harapkan terus berlanjut antara Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan BAZNAS. Ada harapan bahwa apa yang kita peroleh hari ini akan kembali bergulir untuk masyarakat, ” katanya dikutip dari laman resmi Muhammadiyah Scholarship Agency.
BACA JUGA: 100 Mahasiswa Kulonprogo dan Gunungkidul Dapat Beasiswa Kuliah Gratis dari Danais
Menurut Irwan masih banyak anak bangsa yang memiliki potensi luar biasa namun terkendala secara finansial. Sehingga, Irwan menegaskan bahwa kerja sama ini penting untuk mendorong pendidikan bangsa.
“Dengan hadirnya MSA dan kerja sama dari BAZNAS dalam rangka membantu pendidikan, ini menjadi sesuatu yg sangat positif. Sehingga potensi yg terpendam dari saudara-saudara bisa dimaksimalkan dan dapat menikmati pendidikan yang berkualitas,” tambahnya.
Direktur MSA, Ahmad Romadhoni Surya Putra, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan meskipun tidak berbentuk beasiswa penuh, ia menegaskan bahwa bantuan tersebut harapannya dapat meringankan beban biaya studi mahasiswa penerima.
“Program ini merupakan kegiatan yg diharapkan dapat berkelanjutan. Oleh karena itu, kami berharap bantuan dana pendidikan ini bisa bermanfaat bagi penerimanya nanti. Bisa digunakan semaksimal mungkin untuk membantu proses penyelesaian studi bagi penerima. Kami sebagai unit pelaksana selalu senantiasa agar dana ini bisa tersalurkan kepada yang berhak,” jelasnya.
Direktur Pendistribusian BAZNAS RI, Ahmad Fikri, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Muhammadiyah merupakan bagian dari komitmen untuk membangun kualitas sumber daya manusia. Kerja sama ini merupakan tahun kedua dalam bidang bantuan dana pendidikan. Ia juga berharap agar program ini dapat terus memberikan manfaat untuk para mahasiswa.
“Target penerima beasiswa dalam program ini 500 orang. 200 orang untuk tingkat S1, 100 orang untuk tingkat S2, dan 200 orang untuk S3. Mudah-mudahan para sarjana, master, dan doktor yang dihasilkan dari program ini betul-betul dapat bermanfaat untuk umat,” terangnya.
Adapun waktu pendaftaran untuk mengakses beasiswa ini mulai dari 25 September lalu hingga 15 Oktober 2025 melalui s.id/Pendaftaran-BAZNAS-2025.
Syaratnya:
Sementara pengumuman penerima manfaat pada 4 November 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : muhamamdiyah.or.id
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.