Prabowo Luncurkan Bansos Digital 10 November, Bidik 100 Juta Warga
Luhut Pandjaitan menargetkan 100 juta warga terdaftar dalam sistem bansos digital GovTech saat peluncuran oleh Presiden Prabowo pada 10 November 2026.
Foto ilustrasi musim hujan. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sejumlah kota-kota besar di Indonesia umumnya berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Rabu (17/6/2025).
"Di pulau Jawa pada umumnya berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang seperti di Kota Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya," kata Prakirawan BMKG Apdillah Akbar, Rabu.
Di wilayah Sumatera, lanjutnya, wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang yakni di Kota Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, dan Pangkal Pinang.
BACA JUGA: Terdampak Cuaca, Harga Cabai di Kulonprogo Rp60 Ribu per Kilogram
Sementara Aceh dan Padang berpotensi diselimuti awan. Adapun Bandar Lampung dan Bengkulu berpotensi hujan lebat disertai kilat. "Untuk Bali dan Mataram diprakirakan hujan ringan. Sementara Kupang cerah berawan," kata Apdillah.
Selanjutnya, di Pulau Kalimantan, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Pontianak, Samarinda, Tanjung Selor, dan Palangka Raya. Sementara Banjarmasin berpotensi hujan petir.
Berpindah ke wilayah Sulawesi, lanjut dia, Kota Kendari dan Makassar diprakirakan berawan tebal. Mamuju, Palu, dan Gorontalo diprakirakan hujan ringan. Sementara Manado hujan lebat disertai petir.
Di wilayah Indonesia Timur pada umumnya berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang seperti di Ternate, Sorong, Manokwari, Jayawijaya, Jayapura, dan Merauke. Sementara Ambon diprakirakan berawan tebal dan Nabire diguyur hujan lebat disertai petir.
"Bagi yang ingin mengetahui cuaca secara khusus yang diperbaharui setiap tiga jam dapat memantau di aplikasi BMKG," katanya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir dan cuaca ekstrem seiring dengan sebagian besar wilayah Indonesia memasuki peralihan dari musim kemarau ke hujan.
BACA JUGA: Pusat Tak Jadi Potong Dana Transfer, Hasto: Kami Senang Sekali
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan curah hujan tinggi dalam periode peralihan ini dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi.
"Sejak akhir Agustus hingga September, sebagian besar wilayah sudah memasuki peralihan musim. Fenomena ini ditandai dengan hujan lebat, petir, hingga angin kencang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Luhut Pandjaitan menargetkan 100 juta warga terdaftar dalam sistem bansos digital GovTech saat peluncuran oleh Presiden Prabowo pada 10 November 2026.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo, 15 waktu keberangkatan dari Jogja ke Palur, daftar stasiun pemberhentian, dan tarif tiket Rp8.000.
Aigner merilis koleksi Munich di Indonesia melalui Adtime. Simak 18 tipe jam tangan terbaru dan strategi pengembangan bisnis merek ini.
Indonesia dan Singapura berencana membentuk satgas bersama untuk menindak korporasi yang diduga terlibat karhutla melalui pertukaran informasi dan bukti lintas
Ditjen Imigrasi mendeportasi warga Tiongkok berinisial SS yang masuk red notice Interpol dan DPO terkait dugaan pencucian uang di negara asalnya.
Kia Carens EV membuka pemesanan awal di Indonesia mulai 26 Oktober 2026. Simak empat varian, estimasi harga, dan fitur unggulannya.