Organda Siap Terapkan B50, Minta Pasokan Solar Tetap Terjamin
Organda siap menyesuaikan penggunaan biodiesel B50, tetapi meminta pemerintah menjamin ketersediaan solar agar operasional angkutan tetap lancar.
Bendera Korea Utara dan Korea Selatan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SEOUL—Korea Selatan disebut telah menembaki tentara Korea Utara di wilayah perbatasan kedua negara awal pekan ini.
Wakil Kepala Staf Umum Angkatan Darat Korea Utara, Letnan Jenderal Ko Jong Chol, mengatakan bahwa tentara Korsel pada Selasa melepaskan lebih dari 10 tembakan peringatan dengan senapan mesin kaliber besar 12,7 mm ke arah tentara Korut yang sedang membangun proyek penghalang permanen di dekat garis perbatasan selatan, demikian lapor Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada Sabtu (23/8/2025).
"Ini adalah awal yang sangat serius yang pasti akan mendorong situasi di wilayah perbatasan selatan, di mana sejumlah besar pasukan ditempatkan melakukan konfrontasi satu sama lain hingga ke fase yang tak terkendali," kata Ko.
Pemberitahuan mengenai pembangunan tersebut telah disampaikan sebelumnya "untuk mencegah kesalahpahaman dan konflik yang tidak disengaja," kata Ko, seraya menambahkan bahwa militer Korut "sedang memantau situasi terkini."
Ko menyatakan bahwa insiden tersebut, yang terjadi bersamaan dengan latihan militer gabungan besar-besaran di wilayah Korea Selatan, jelas merupakan provokasi yang dirancang dan disengaja untuk memicu konflik militer secara menyeluruh.
BACA JUGA: Sinabang Aceh Diguncang Gempa Magnitudo 5,8
Ia merujuk pada latihan tahunan Ulchi Freedom Shield yang berlangsung selama 11 hari antara Korea Selatan dan Amerika Serikat, yang dimulai pada Senin.
Ko "sangat menuntut" penghentian "provokasi berbahaya" tersebut.
"Jika upaya menahan atau menghalangi proyek yang tidak terkait dengan unsur militer terus berlanjut, tentara kami akan menganggapnya sebagai provokasi militer yang disengaja dan akan mengambil tindakan balasan yang sesuai," ujarnya.
Dalam pernyataan terpisah, juru bicara Staf Umum Tentara Rakyat Korea menyebut latihan gabungan Ulchi Freedom Shield sebagai "latihan perang gegabah AS dan para penghasut perang Korsel" yang mendorong situasi di semenanjung Korea dan di kawasan "menuju ketegangan ekstrem."
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan militer melepaskan tembakan peringatan pada Selasa setelah pasukan Korea Utara melintasi Garis Demarkasi Militer, menurut Yonhap News.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Organda siap menyesuaikan penggunaan biodiesel B50, tetapi meminta pemerintah menjamin ketersediaan solar agar operasional angkutan tetap lancar.
Spanyol yang belum kebobolan di Piala Dunia 2026 menghadapi Austria pada babak 32 besar. Simak prediksi, statistik, dan peluang kedua tim.
Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul akan kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 pada 10–11 Juli 2026 di di kawasan Geosite Gunung
Beli kendaraan STNK Only tanpa BPKB? Risiko pidana penadahan dengan ancaman 4 tahun penjara dan denda Rp500 juta. Simak penjelasan OJK dan Polri.
Sejumlah SMA dan SMK negeri di wilayah pinggiran Gunungkidul masih kekurangan siswa baru setelah SPMB 2026/2027 selesai diumumkan.
Kejaksaan Agung menemukan dugaan keterlibatan perwira TNI aktif dalam kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis di Badan Gizi Nasional.