Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi. ANTARA/Xinhua/aa.
Harianjogja.com, JAKARTA— Dalam sebuah pertemuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa pada Jumat (20/6/2025), Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Seyed Abbas Araghchi mengecam serangan Israel ke negaranya.
Berbicara dalam Sesi ke-59 Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN Human Rights Council/UNHRC), Araghchi mengatakan Israel telah melancarkan agresi yang tidak beralasan terhadap Iran.
Araghchi berada di Jenewa untuk mengadakan pertemuan dengan mitra-mitra setaranya dari Inggris, Prancis, dan Jerman, dengan seorang perwakilan Uni Eropa (UE) juga turut hadir.
BACA JUGA: Trump Ngotot Tuding Iran Kembangkan Senjata Nuklir Meski Dibantah Komunitas Intelijen
Araghchi dalam pidatonya di pertemuan UNHRC menekankan bahwa Israel telah melakukan genosida yang mengerikan di Palestina, dan sekarang sedang melancarkan agresi terhadap Iran. Israel melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan, ujarnya.
"Fasilitas-fasilitas nuklir Iran juga telah menjadi target, meskipun fasilitas-fasilitas tersebut berada di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA)," kata Araghchi.
Serangan semacam itu tidak hanya merupakan pelanggaran hukum internasional, tetapi juga dapat memicu kebocoran radioaktif yang serius dengan konsekuensi lingkungan dan kesehatan masyarakat yang sangat buruk, tambahnya.
Lebih lanjut menurut Araghchi, Iran seharusnya bertemu dengan Amerika Serikat pada 15 Juni untuk resolusi damai terkait isu nuklir Iran. Dia mengatakan serangan Israel merupakan pengkhianatan terhadap diplomasi dan merupakan tamparan bagi sistem PBB.
BACA JUGA: Para Menlu Liga Arab Gelar Rapat Darurat Menyikapi Perang Iran Israel
Sesaat sebelum sesi UNHRC tersebut, Daniel Meron, perwakilan tetap Israel untuk Kantor PBB di Jenewa, berbicara kepada media.
Meron mengatakan Israel harus bertindak sekarang untuk menghilangkan ancaman eksistensia" yang ditimbulkan oleh Iran, seraya menekankan bahwa Israel hanya menyerang sasaran militer dan senjata strategis, dan pemilihan target dilakukan secara bertanggung jawab dan cermat.
Menanggapi pertemuan antara menlu Iran dan para pejabat Eropa, Meron mengatakan Israel berharap para pejabat Eropa mengambil sikap tegas terhadap Iran dan menuntut pembatalan program nuklir secara menyeluruh, pembongkaran persenjataan rudal balistik, dan program-program lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.