Jumlah Korban PHK Melonjak 32 Persen, Jawa Tengah Tertinggi
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melaporkan, angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia mencapai 42.385 orang pada periode Januari-Juni 2025.
Ilustrasi beras di pasar tradisional. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan harga komoditas pangan di tingkat konsumen secara rata-rata bergerak turun pada Kamis pagi (19/6/2025). Kendati begitu, komoditas seperti beras, kedelai biji kering impor, dan daging kerbau segar mengalami kenaikan harga dibanding hari sebelumnya.
BACA JUGA: Harga Beras dan Cabai Terus Naik
Menyitir laman Panel Harga Bapanas, Kamis (19/6/2025), pukul 07.52 WIB, harga berbagai jenis beras secara rata-rata meningkat dibanding hari sebelumnya.
Bapanas merekam, harga beras premium naik 0,21% menjadi Rp15.770 per kilogram (kg), beras medium naik 0,12% menjadi Rp13.977 per kg, dan beras SPHP naik 1,08% menjadi Rp12.700 per kg. Harga beras terus mengalami peningkatan secara konsisten dalam sepekan.
Harga kedelai biji kering impor naik 1,25% dari hari sebelumnya, menjadi Rp11.007 per kg. Harga gula konsumsi terkerek 1,44% menjadi Rp18.716 per kg.
Kenaikan harga juga terjadi pada produk unggas. Tercatat harga daging ayam ras di tingkat konsumen naik signifikan 3,36% menjadi Rp35.920 per kg dan telur ayam ras naik 0,27% menjadi Rp29.200 per kg.
Harga berbagai jenis ikan turut mengalami peningkatan harga. Ikan kembung naik 0,42% menjadi Rp41.472 per kg dan harga ikan tongkol naik 1,77% menjadi Rp34.852 per kg. Harga daging kerbau segar lokal naik signifikan 6,76% menjadi Rp150.000 per kg.
Sementara itu, mayoritas komoditas menunjukkan penurunan harga. Pagi ini, Bapanas mencatat harga jagung di tingkat peternak turun signifikan 3,28% menjadi Rp5.897 per kg.
Harga bawang merah anjlok 10,45% menjadi Rp39.637 per kg dan bawang putih bonggol turun 3,01% dibanding hari sebelumnya, menjadi Rp38.522 per kg.
Harga berbagai jenis cabai juga bergerak turun. Bapanas mencatat, harga cabai merah keriting turun signifikan 3,57% menjadi Rp40.962 per kg, cabai merah besar merosot 11,12% menjadi Rp38.779 per kg, dan cabai rawit merah turun 2,67% menjadi Rp51.539 per kg.
Harga daging sapi murni turun 0,74% menjadi Rp134.185 per kg. Harga ikan bandeng turun signifikan 6,55% menjadi Rp32.104 per kg, garam konsumsi turun 2,32% menjadi Rp11.400 per kg, dan daging kerbau beku impor anjlok 12,43% menjadi Rp91.833 per kg.
Selanjutnya, harga tepung terigu kemasan tercatat turun 2,11% dari hari sebelumnya, menjadi Rp12.667 per kg dan tepung terigu curah turun 1,43% menjadi Rp9.614 per kg.
Penurunan harga juga terjadi pada berbagai jenis minyak goreng. Bapanas melaporkan, harga minyak goreng kemasan turun 1,04% menjadi Rp20.528 per liter, minyak goreng curah turun 0,32% menjadi Rp17.557 per liter, dan Minyakita turun 1,44% menjadi Rp17.339 per liter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melaporkan, angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia mencapai 42.385 orang pada periode Januari-Juni 2025.
Prabowo menargetkan 30 ribu Kopdes Merah Putih beroperasi pada Juli 2026 untuk memperkuat ekonomi desa di seluruh Indonesia.
Prabowo siapkan satgas deregulasi untuk memangkas izin usaha yang dinilai terlalu lama demi memperkuat investasi di Indonesia.
BKPM menilai surat Kadin China di Indonesia sebagai masukan positif terkait tantangan iklim investasi dan hilirisasi di Indonesia.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.