Komnas HAM Desak Kampus dan Pesantren Bentuk Satgas TPKS
Komnas HAM meminta kampus, pesantren, dan ormas segera membentuk Satgas TPKS untuk memperkuat perlindungan korban kekerasan seksual.
Senjata nuklir./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Enam ilmuwan nuklir Iran dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel di wilayah Iran, Jumat (13/6/2025).
Kantor berita semi-resmi Tasnim mengidentifikasi para ilmuwan yang tewas dalam serangan tersebut, yakni Abdulhamid Minouchehr, Ahmadreza Zolfaghari, Seyyed Amirhossein Faqhi, Motablizadeh, Mohammed Mehdi Tehranchi, dan Fereydoun Abbasi.
BACA JUGA: Bikin Ketar-ketir, AS Sebut Serangan Israel ke Iran Aksi Sepihak
"Dengan aksi ini, rezim Zionis menunjukkan bahwa tujuan sebenarnya adalah memerangi ilmu pengetahuan dan teknologi, dan mereka telah menyatakan perang terhadap para ilmuwan kami dengan menggunakan alat teror," demikian pernyataan kantor berita Tasnim.
Israel melancarkan operasi militer besar-besaran terhadap Iran pada Jumat, dengan mengerahkan sekitar 200 pesawat tempur yang menargetkan program nuklir dan kemampuan rudal jarak jauh milik Iran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Komnas HAM meminta kampus, pesantren, dan ormas segera membentuk Satgas TPKS untuk memperkuat perlindungan korban kekerasan seksual.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.