Solo Prioritaskan Guru dan Nakes di CASN 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Foto ilustrasi domba Maroko. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Warga Maroko tahun ini merayakan Iduladha dengan kondisi krisis pertanian dan ekonomi. Tradisi menyembelih hewan kurban tak lagi dilakukan oleh masyarakat pada tahun ini karena diminta oleh Kerajaan untuk menghemat.
Padahal, Iduladha identik dengan perayaan besar masyarakat muslim untuk menyembelih hewan kurban seperti kambing, domba, sapi, hingga unta.
Iduladha merupakan momen memperingati rasa ikhlas yang diajarkan Allah SWT terhadap kisah kesediaan Nabi Ibrahim untuk mengorbankan putranya atas perintah Tuhan.
Untuk pertama kalinya di bawah pemerintahan Mohammed VI, warga Maroko merayakan Iduladha tanpa ritual pengorbanan hewan.
BACA JUGA: 13 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Bantul, 285 Berpenyakit Cacing Hati
Tak adanya penyembelihan hewan kurban ini mengikuti arahan kerajaan di tengah kesulitan ekonomi yang semakin dalam dan krisis pertanian.
Setelah tujuh tahun cuaca kering, kawanan domba Maroko telah berkurang hingga 38 persen, yang telah meningkatkan harga domba secara drastis. Tahun lalu, harga mencapai sekitar US$600 atau US$7 hingga US$7,5 per kilo.
Di sisi lain, upah minimum di kerajaan pada tahun 2025 adalah 3.100 dirham sebulan (US$335), membuat biaya domba tidak terjangkau bagi banyak orang.
Sebagai tanggapan, Raja Mohammed VI mengumumkan pada Februari lalu, melalui surat yang dibacakan oleh menteri urusan Islam bahwa keluarga harus "menjauhkan diri" dari penyembelihan domba tahun ini dan bahwa raja akan melaksanakan kurban atas nama rakyat.
"Melaksanakannya dalam keadaan sulit ini akan menyebabkan kerugian nyata bagi banyak rakyat kita, khususnya mereka yang berpenghasilan terbatas," bunyi surat tersebut, dikutip dari Middle East Eye, Jumat (6/6/2025).
Pengumuman seperti itu belum pernah dibuat sejak pemerintahan mendiang Raja Hassan, yang membatalkan kurban Iduladha tiga kali selama masa pemerintahannya karena alasan yang sama atau setelah Perang Pasir tahun 1963 dengan negara tetangga Aljazair.
Raja di Maroko memiliki otoritas tertinggi di negara tersebut. Sebagai Panglima Umat Beriman (dikenal sebagai Amir al-Muminin), ia memiliki keutamaan atas keputusan-keputusan termasuk kegiatan keagamaan.
Meskipun kegiataan penyembelihan hewan tak dilakukan pada tahun ini, namun perayaan Iduladha tetap menjadi momen sakral.
Pemerintah Maroko menetapkan hari Senin, 9 Juni 2025 sebagai hari libur khusus agar keluarga Maroko dapat memperpanjang perayaan, yang secara resmi akan berlangsung pada Sabtu, 7 Juni (10 Dzulhijjah 1446 H).
Warga Maroko menyambut keputusan ditiadakannya tradisi penyembelihan hewan dengan hormat. Meskipun disinyalir akan muncul konsekuensi seperti penurunan aktivitas dan ekonomi dari sisi pedagang kaki lima dan pekerja.
Untuk mengurangi dampaknya, pemerintah kemudian meluncurkan program bantuan senilai 3 miliar dirham, dengan suntikan tambahan sebesar 3,2 miliar yang direncanakan untuk tahun 2026, yang difokuskan pada pemulihan ternak betina untuk pembibitan, dikutip dari Atalayar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Penjaringan siswa Sekolah Rakyat di Gunungkidul dimulai untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA bagi keluarga kurang mampu.
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Program Beasiswa Santri Jateng 2026 masih dibuka hingga Juli. Pendaftar sudah mencapai 825 santri untuk studi dalam dan luar negeri.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas guguran sejauh 2 kilometer pada Minggu malam. BPPTKG minta warga tetap waspada.
AHY memastikan penyesuaian tarif tiket pesawat dilakukan terukur di tengah kenaikan harga energi dunia akibat konflik Timur Tengah.