Gempa M 5,3 Guncang Kupang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa M 5,3 mengguncang Kupang pada Minggu malam. BMKG menyatakan gempa dipicu aktivitas subduksi dan tidak berpotensi tsunami.
Jemaah haji - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Jemaah calon haji di Makkah tidak akan dikelompokkan berdasarka kloter. Kementerian Agama (Kemenag) mengatakanjemaah dikelompokkan berdasarkan syarikah yang melayani mereka.
Syarikah adalah mitra resmi Pemerintah Arab Saudi yang bertugas memberikan layanan kepada jemaah haji, termasuk akomodasi, konsumsi, transportasi, dan pergerakan selama di Tanah Suci, terutama di fase puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Direktur Layanan Haji Luar Negeri Kemenag Muchlis Hanafi mengatakan dalam konferensi pers daring di Jakarta, Senin (12/5/2025), pada transformasi sistem haji yang sejak 2022, terdapat pergeseran dari sistem berbasis geografis menjadi berbasis syarikah, yang bertujuan untuk mempermudah pengendalian layanan oleh syarikah sebagai pihak yang bertanggung jawab langsung pada jemaah.
"Sistem ini juga memastikan tanggung jawab layanan itu lebih terfokus, lebih profesional oleh perusahaan. Kemudian juga memperjelas sistem koordinasi pelaporan, terutama syarikah kepada Kementerian Haji, kepada otoritas setempat, dan kalau ada terjadi apa-apa itu responsnya di lapangan juga bisa dilakukan oleh syarikah yang menggaransi jamaah," kata Muchlis.
Dia menilai, salah satu konsekuensi dari sistem tersebut adalah jemaah diinapkan pada hotel-hotel yang berbeda sesuai dengan syarikahnya. Namun demikian, katanya, hal tersebut tidak mengurangi kualitas maupun kuantitas layanan pada jemaah.
BACA JUGA: 5 Warga Sleman Gagal Berangkat Haji di 2025, Ini Penyebabnya
"Kalau ada sedikit menimbulkan kurang nyaman, mudah-mudahan dengan berjalannya waktu dan dengan mereka fokus beribadah, dengan layanan dukungan yang kita berikan, mudah-mudahan semakin memberikan kenyamanan," katanya.
Pihaknya menyesuaikan dengan sistem tersebut, agar saat puncak haji, berbagai aspek mulai dari transportasi, mobilisasi, hingga konsumsi, lebih efektif dan efisien, dan sesuai dengan hak jamaah. Menurutnya, sistem syarikah adalah langkah yang tepat untuk pelayanan yang menyeluruh.
"Mereka tentu ingin agar layanan yang diberikan itu adalah layanan yang prima. Jamaah itu aman, nyaman, dan yang terpenting adalah keselamatan jamaah. Dan semua proses layanan itu diawasi langsung oleh PPIH Arab Saudi," katanya.
Dalam kesempatan itu, dia menjelaskan bahwa kepulangan tetap berdasarkan kloter, guna menjaga integrasi dengan data imigrasi.
"Kami harapkan juga ini kembali memberikan kenyamanan kepada jemaah, terutama mereka yang sejak awal itu berangkat dalam satu rombongan. Jadi kalau pulang bareng itu kan secara psikologis mereka bisa lebih nyaman lagi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M 5,3 mengguncang Kupang pada Minggu malam. BMKG menyatakan gempa dipicu aktivitas subduksi dan tidak berpotensi tsunami.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 27 Juli 2026 untuk layanan reguler dan Xpress dari Tugu Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.