Menhub: 130 Penumpang Virgo Transport 8 Masih Dicari Tim SAR
Sebanyak 130 penumpang Kapal Virgo Transport 8 masih dicari setelah 113 orang dievakuasi dari total 243 penumpang.
Anggota TNI dari Hubdam XVI/Pattimura Lettu Nur Uswatun Hasanah. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Anggota TNI dari Hubdam XVI/Pattimura Lettu Nur Uswatun Hasanah berhasil meraih gelar Master konsentrasi Forensik Digital setelah menuntaskan penelitiannya dalam meneliti keamanan aplikasi WAVE Mobile Communicator pda ponsel Motorola LEX L11a yang biasa digunakan prajurit TNI. Nur Uswatun Hasanah juga menjadi satu-satunya dari kalangan TNI yang berhasil meraih gelar tersebut di FTI UII.
Nur Uswatun Hasanah mengatakan ponsel hybrid, seperti Motorola LEX L11a yang digunakan oleh TNI memiliki kemampuan untuk menggunakan beberapa jenis teknologi komunikasi. Berbeda dengan ponsel konvensional pada umumnya hanya terbatas pada satu jenis teknologi.
Adapun penelitiannya bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan keamanan aplikasi WAVE Mobile Communicator pada kedua jenis perangkat tersebut menggunakan pendekatan digital forensik.
BACA JUGA: Kaspersky Deteksi 36 Juta Ancaman Siber di Indonesia
"Kami menemukan, perpaduan antara aplikasi wave dan perangkat Motorola Lex 11 membuat perangkat ini sulit untuk diakuisisi dibandingkan dengan instalasi aplikasi wave pada perangkat konvensional. Hal ini dikarenakan Motorola Lex 11 dirancang khusus untuk keamanan enterprise," katanya, Senin (14/4/2025).
Ia menambahkan Motorola LEX L11 Mission Critical LTE handheld bisa menjadi solusi dengan Level 4 – Strategic dalam kerangka keamanan mobile. Sehingga keamanan yang diterapkan pada perangkat ini menunjukkan pihak yang menggunakannya telah berinvestasi signifikan dalam infrastruktur keamanan. Selain itu dapat mendukung perlindungan data, serta mengintegrasikan keamanan mobile ke dalam strategi keamanan keseluruhan.
"Ini menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk lingkungan yang memerlukan tingkat keamanan tinggi, seperti di sektor pemerintahan, militer, dan layanan darurat," ujarnya.
Dosen Pembimbing & Manajer Akademik Keilmuan, Program Studi Informatika Ahmad Luthfi mengatakan penelitian yang dilakukan Nur Uswatun Hasanah telah melalui proses panjang serta memenuhi kaidah ilmiah. Di mana telah mendapatkan izin dari pihak Motorola.
"Memang butuh perjuangan dalam proses ini, karena tidak mudah melakukan penelitian ini. Maka kami sangat apresiasi Nur Uswatun Hasanah bisa menyelesaikan dengan baik di tengah kesibukannya," ujarnya.
Irving Vitra Paputungan selaku Ketua Program Studi Informatika Magister FTI UII berharap hasil penelitian tersebut memberikan manfaat khususnya dalam menjaga keamanan data di internal lembaga Nur Uswatun Hasanah atau kalangan TNI.
"Secara umum kami berharap matra [TNI] lain bisa bergabung dengan kami untuk belajar forensik digital juga, memang Nur Uswatun Hasanah ini pertama mahasiswa kami Magister Forensik Digital dari kalangan TNI," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 130 penumpang Kapal Virgo Transport 8 masih dicari setelah 113 orang dievakuasi dari total 243 penumpang.
Warga Karangbendo Bantul menolak lokasi dapur MBG karena terlalu dekat dengan rumah dan khawatir aktivitas dini hari mengganggu.
Jadwal SIM Kulonprogo 14 September 2026 tersedia di MPP. Simak lokasi layanan, jam operasional, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Sleman 14 September 2026 tersedia di MPP dan Satpas. Simak lokasi, jam pelayanan, syarat, serta layanan SIM keliling.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 14 September 2026 tersedia mulai pagi hingga sore dengan tarif Rp12.000.
Kimi Antonelli menjuarai GP Spanyol 2026 di Madrid setelah mengungguli Verstappen dan Norris. Ini hasil lengkap balapan F1.