Rusia Perpanjang Larangan Ekspor Bensin hingga Akhir 2026
Rusia memperpanjang larangan ekspor bensin hingga akhir 2026 demi menjaga pasokan domestik dan menstabilkan harga bahan bakar.
Donald Trump - Antara
Harianjogja.com, MOSKOW—Presiden Amerika Serikat Donald Trump, saat mengomentari anjloknya pasar saham setelah pengumuman kebijakan tarif impor miliknya, mengatakan bahwa ia tidak menginginkan ada yang jatuh, tetapi "kadang-kadang Anda harus minum obat untuk memperbaiki sesuatu."
Indeks saham Asia merosot pada jam-jam awal perdagangan Senin (7/4/2025) di tengah putaran baru perang dagang antara China dan Amerika Serikat.
BACA JUGA: Ratusan Ribu Warga AS Demo Keputusan Trump
"Saya tidak ingin ada yang turun. Tapi kadang-kadang Anda harus minum obat untuk memperbaiki sesuatu," kata Trump kepada para wartawan.
Sebelumnya, Trump telah mengumumkan penerapan tarif “timbal balik” atas impor dari negara lain.
Tarif minimum dasar akan menjadi sebesar 10 persen. Namun untuk setiap negara, tarif akan disesuaikan dan akan menjadi setengah dari tarif yang mereka kenakan kepada perusahaan yang mengimpor barang-barang dari AS.
Tarif baru terhadap impor dari China ditambahkan ke langkah-langkah yang sudah berlaku sebelumnya dan secara keseluruhan mencapai 54 persen, jelas Menteri Keuangan AS, Scott Bessent.
Sebagai tanggapan, Dewan Negara China mengumumkan pemberlakuan tarif tambahan sebesar 34 persen untuk semua barang dari Amerika Serikat. Keputusan tersebut mulai berlaku pada 10 April.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan dalam wawancara dengan RIA Novosti bahwa kenaikan tarif AS terhadap barang-barang dari China tidak berdasar, merusak pasar global, dan mencoreng reputasi Washington.
Menurut Wang, penerapan tarif tidak akan membantu AS menyelesaikan masalah yang ada, tetapi "akan menyebabkan kerusakan serius tidak hanya pada pasar global dan tatanan perdagangan, tetapi juga pada reputasi Amerika Serikat itu sendiri."
Ia juga menegaskan jika AS tidak menghentikan tekanan ekonomi terhadap China, Beijing akan merespons dengan cara yang paling tegas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara, Anadolu
Rusia memperpanjang larangan ekspor bensin hingga akhir 2026 demi menjaga pasokan domestik dan menstabilkan harga bahan bakar.
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Bea Cukai Kudus menerapkan ultimum remidium terhadap tujuh kasus rokok ilegal dengan total denda Rp582,71 juta sepanjang semester I/2026.
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Sebanyak 11 SPPG di Sleman menghentikan operasional sementara akibat kendala renovasi, IPAL, dan administrasi.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.