BGN Tegas! SPPG Tanpa Sertifikat Higiene Terancam Disetop
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Ilustrasi pemantauan hilal./Antara
Harianjogja.com, SAUDIARABIA-Sebagian besar negara-negara Arab merayakan Idulfitri pada Minggu (30/3/2025), sementara beberapa lainnya pada Senin (31/3).
Otoritas keagamaan di Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab (UAE), Kuwait, dan Bahrain mengatakan hilal Syawal (bulan ke-10 kalender Islam) terlibat pada Sabtu (29/3/2025) sehingga Idulfitri dapat dirayakan pada Minggu. Otoritas di Palestina, Sudan dan Yaman mengeluarkan pengumuman serupa. Di Lebanon, Mufti Agung Sheikh Abd al-Latif Drian mengatakan Muslim Sunni di negaranya juga akan merayakan Idulfitri pada Minggu.
BACA JUGA : Polresta Jogja Siapkan Pengamanan Malam Takbiran, Akan Tindak Tegas Pelanggar
Sementara itu, negara-negara seperti Oman, Mesir dan Suriah akan merayakan Idulfitri pada Senin karena hilal tidak dapat dilihat di wilayah itu. Selain itu, Umat Muslim Syiah dan Sunni Irak juga akan merayakannya pada Senin.
Idulfitri, sebuah perayaan untuk mengakhiri puasa di akhir bulan suci Ramadan, adalah salah satu dari dua perayaan utama dalam Islam, selain Iduladha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.