BGN Tegas! SPPG Tanpa Sertifikat Higiene Terancam Disetop
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Foto ilustrasi, kapal penumpang bersandar di Pelabuhan. - Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif
Harianjogja.com, SITUBONDO—Pemudik tujuan Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, mengaku sulit mengakses untuk mendapatkan tiket mudik gratis melalui aplikasi Ekspres Bahari Mobile.
Kapal Ekspres Bahari 8B merupakan kapal cepat yang disediakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) beroperasi dari Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo, untuk mengurangi penumpukan pemudik selama arus mudik Lebaran 2025.
"Saya telah melakukan pemesanan pada tanggal 11 Maret 2025 saat pertama dibukanya akses tiket online gratis dan reguler melalui aplikasi Ekspres Bahari Mobile, ternyata tiket gratisnya sudah habis," kata salah seorang pemudik tujuan Pulau Raas, Azam Azwa di Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Minggu.
Bahkan, menurutnya, bukan hanya keberangkatan hari ini tapi keberangkatan kapal cepat pada tanggal 18 dan 24 Maret 2025 juga sudah habis.
Karena kehabisan tiket kapal cepat gratis itulah, Azam Azwa kemudian membeli tiket reguler yang harganya Rp180.000 per orang untuk dewasa kelas eksekutif.
"Kalau kami tentunya harapannya kan tiket gratis, tapi ya tidak apa-apa kalau tidak kebagian, mungkin belum rezeki saya," kata Azam.
Kepala Perwakilan Cabang Kapal Ekspres Bahari 8B di Situbondo Erwin Saputra mengaku tiket gratis Kapal Ekspres Bahari 8B sudah habis untuk tiga kali trip keberangkatan tujuan Pulau Raas dan Pulau Sapudi. Menurutnya, tiket kapal cepat gratis memang cepat habis karena tujuan Pulau Raas memang banyak peminat, mengingat mayoritas pemudik tujuan Pulau Raas.
"Dari tiga kali trip penyeberangan tujuan Pulau Raas, tiket gratisnya sudah habis, tersisa tiket yang reguler atau berbayar. Kami membuka akses layanan tiket gratis pada tanggal 11 Maret 2025," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.