Indonesia Tekuk Singapura 2-0, Oratmangoen dan Romeny Cetak Gol
Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 lewat gol Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny.
Hujan es - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan enam kabupaten di Jawa Tengah (Jateng) berstatus siaga terhadap potensi curah hujan tinggi pada dasarian kedua bulan Maret 2025.
"Berdasarkan peringatan dini cuaca dan iklim Provinsi Jawa Tengah periode dasarian kedua Maret 2025 yang dikeluarkan Balai Besar BMKG Wilayah II, enam kabupaten yang berstatus siaga curah hujan tinggi hingga tanggal 16 Maret itu meliputi Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, dan Batang," kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Rabu.
Ia mengatakan dalam peringatan dini tersebut juga terdapat 16 kabupaten/kota di Jateng yang berstatus waspada curah hujan tinggi, yakni Kabupaten Tegal, Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purworejo, Magelang, Temanggung, Kendal, Semarang, Boyolali, Karanganyar, Wonogiri, Grobogan, Kudus, Pati, dan Kota Pekalongan. Menurut dia, pada dasarian kedua bulan Maret 2025 tidak ada wilayah Jateng yang berstatus Awas curah hujan tinggi.
"Suatu wilayah berstatus Waspada jika curah hujannya berkisar 150-200 milimeter per dasarian, Siaga jika berkisar 200-300 milimeter per dasarian, dan Awas jika curah hujannya lebih dari 300 milimeter per dasarian," katanya menjelaskan.
Kendati demikian, dia mengatakan potensi curah hujan tinggi tersebut tidak terjadi di seluruh wilayah kabupaten/kota yang berstatus Waspada maupun Siaga, melainkan hanya di daerah-daerah tertentu. Selain itu, kata dia, potensi hujan lebat di wilayah Jateng pada periode 17-20 Maret diprakirakan nihil.
Teguh mengatakan berdasarkan hasil pemantauan terhadap parameter iklim secara global maupun regional, indeks Indian Ocean Dipole (IOD) dan El Nino-Southern Oscillation (ENSO) pada dasarian ketiga bulan Februari 2025, menunjukkan indeks IOD berada pada kategori netral dengan indeks IOD 0,075 dan diprediksi berlanjut hingga pertengahan tahun 2025.
Menurut dia, anomali suhu permukaan laut (sea surface temperature/SST) berada pada indeks minus 0,08 sehingga masuk kategori La Nina lemah, sedangkan pada periode Maret hingga Mei 2025 diprediksi netral.
Sementara anomali SST Perairan Indonesia pada periode Maret hingga Juli 2025, kata dia, umumnya diprediksi akan didominasi oleh anomali positif atau lebih hangat dengan kisaran nilai 0 hingga 1 derajat Celcius.
"Secara umum, seluruh wilayah Provinsi Jawa Tengah saat sekarang masih berada pada periode musim hujan. Puncak musim hujan tahun 2024-2025 di Jawa Tengah umumnya terjadi pada bulan Januari dan Februari 2025," kata Teguh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 lewat gol Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny.
Lowongan Mekanik Trans Jogja dibuka hingga 30 September 2026. Lulusan SMK dan fresh graduate bisa cek syarat serta cara daftarnya.
Roberto Mancini gagal membawa Italia menang dalam laga perdananya. Gli Azzurri kalah 0-2 dari Belgia di UEFA Nations League.
Debut Zinedine Zidane bersama Prancis berbuah kemenangan 1-0 atas Turki di UEFA Nations League berkat gol Kylian Mbappe.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 26 September 2026 didominasi berawan. Suhu Kota Jogja diprediksi mencapai 34 derajat Celsius.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek tanggal, lokasi, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM.