AI Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan, Ini Keunggulannya
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Patroli polisi - Freepik
Harianjogja, SEMARANG—Empat anggota Direktorat Reserse Siber (Ditresiber) Polda Jawa Tengah (Jateng) diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri. Pemeriksaan dilakukan atas tindakan anggota yang diduga memaksa personel Band Sukatani untuk meminta maaf dan menghapus lagu berjudul Bayar Bayar Bayar yang mengandung kritik tajam terhadap intitusi Polisi.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Artanto, mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Bidpropam Polda Jateng atas arahan Divisi Propam Polri. Pemeriksaan dilakukan perihal pertemuan anggota Ditressiber Polda Jawa Tengah dengan personel Band Sukatani di Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim).
“Betul, ada empat [anggota Ditressiber Polda Jateng diperiksa]. Pemeriksaan dari Propam Polda Jateng mewakili Div Propam Mabes Polri,” kata Kombes Pol. Artanto dilansir Espos, Sabtu (22/2/2025).
Pemeriksaan tersebut sudah dilakukan sejak Kamis (19/2/2025) lalu oleh Propam Polda Jawa Tengah. Adapun pemeriksaan itu untuk mengawasi tugas anggota dan meyakinkan profesionalisme anggota dalam tugasnya dan transparasi dalam kegiatan kepolisian.
“Hasil pemeriksaan, clear. Anggota profesional dalam tugasnya dan sesuai Tupoksinya [tugas pokok dan fungsi],” ujarnya.
Grup band asal Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng), Sukatani, menjadi sorotan publik atau viral setelah dua personelnya, yakni Ovi alias Twister Angel (vokal) dan AI alias Alectroguy (gitar), merilis video permohonan maaf kepada Polri terkait lagu mereka yang berjudul Bayar Bayar Bayar.
Tak hanya meminta maaf, band dengan aliran punk ini juga mengumumkan menarik lagu dengan potongan lirik “Polisi” itu dari platform digital. Adapun video permintaan maaf tersebut diunggah oleh akun Instagram resmi milik Sukatani atau @sukatani.band. Saat berita ini ditulis, postingan itu telah mendapatkan 342 ribu tanda suka dan 78,6 ribu komentar.
“Pada hari ini, Kamis 20 Februari 2025, kamu dari grup Band Sukatani memohon maaf sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan Intitusi Polri atas lagu ciptaan kam dengan judul Bayar Bayar Bayar,” potongan kata Ovi dan Al dalam video yang diunggah di Instagram Sukatani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Menikmati suasana senja hingga gemerlap lampu Kota Yogyakarta dari ketinggian dapat menjadi pengalaman menarik untuk menggelar berbagai acara privat
7 bahan ini sebaiknya dihindari saat membersihkan stainless steel karena bisa menyebabkan goresan, noda, kusam, hingga korosi.
KTM menolak aturan satu motor MotoGP dan memilih mendukung cost cap sebagai opsi menekan biaya tanpa mengurangi aksi balap.
Sebanyak 1.001 pembatik akan membatik bersama di Malioboro pada 3 Oktober 2026. Jalan ditutup pukul 06.00-09.00 WIB.
Nissan menilai produsen Tiongkok menjadi tantangan berat dan menyiapkan strategi biaya menghadapi potensi produksi mobil China di Meksiko.