Harga Gabah Kering Panen di Bantul Dipatok Rp6.500 per Kg

Newswire
Newswire Jum'at, 07 Februari 2025 23:37 WIB
Harga Gabah Kering Panen di Bantul Dipatok Rp6.500 per Kg

Seorang warga di Kalurahan Ngalang, Gedangsari sedang menjemur gabah di pinggir jalan alternatif Gunungkidul-Sleman. Foto diambil Senin (20/2/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan

Harianjogja.com, JAKARTA– Harga gabah kering panen (GKP) petani di wilayah Kabupaten Bantul dipatok Rp6.500 per kilogram.

Pimpinan Bulog Kanwil Yogyakarta Ninik Setyowati Perum Bulog Kantor Wilayah Yogyakarta mematok harga GKP sebesar Rp6.500 perkg. "Ini adalah kerja bersama, ketika dipanen tugas kami untuk menyerap, bahwa tidak boleh ada petani menerima di bawah harga Rp6.500 per kilogram," katanya usai menghadiri panen padi di Canden, Jetis, Bantul, Jumat (7/2/2025).

BACA JUGA: Panen Melimpah, Gapoktan Kulonprogo Janji Stok Gabah Aman hingga Lebaran

Menurut dia, langkah tersebut merupakan kerja bersama antara pemerintah daerah bersama Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mendukung program swasembada pangan pemerintah dan mensejahterakan petani dengan hasil panennya.

"Jadi hari ini kami sudah berkoordinasi dengan Pak Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) maupun penyuluh lapangan secara aktif, karena teman teman di lapangan ini yang lebih tahu, artinya tahu lokasi panen di mana ," katanya.

Dia mengatakan, Perum Bulog Yogyakarta juga akan lebih proaktif melakukan serap gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram, bahkan sudah membentuk satuan tugas (satgas) dan posko dalam rangka penyerapan hasil panen itu.

BACA JUGA: Luas Panen Padi Indonesia 2024 Turun 0,17 Juta Hektare

"Kami akan proaktif, jadi kami ada satgas ada posko. Tadi saya bicara dengan gapoktan (gabungan kelompok tani), bahwa ada yang sudah akan dipanen kurang lebih 10 ton itu akan kami beli, teman teman langsung melakukan transaksi," katanya.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, capaian hasil panen padi di wilayah Canden Jetis Bantul pada musim sekarang ini rata rata mencapai 9,3 ton per hektare, melebihi rata-rata produktivitas padi di Indonesia yang rata rata 5,4 ton per hektare.

"Ini luar biasa, dan hasil panen padi ini akan dibeli langsung oleh Bulog dengan harga Rp6.500 per kilogram untuk gabah kering panennya," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online