SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Sesi foto bersama pemenang Huawei National ICT Competition 2024 - 2025.ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Rangkaian kegiatan Huawei National Information and Communication Technology (ICT) Competition 2024 - 2025 berakhir ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Kompetisi ini diikuti oleh lebih dari 900 mahasiswa dari 30 universitas terkemuka di Indonesia.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Prof. Togar
Simatupang, mengapresiasi komitmen berkelanjutan Huawei dalam mendukung Kemdiktisaintek untuk menciptakan talenta digital Indonesia Emas, khususnya melalui Program Magang dan Studi Mandiri Bersertifikat (MSIB).
BACA JUGA: Jawab Kebutuhan Digital, Nvidia Rilis Superkomputer AI Berukuran Terkecil di Dunia
“Kompetisi ini memberikan sarana latihan yang sangat baik bagi para mahasiswa dan dosen untuk menempa visi, merumuskan solusi bagi berbagai masalah di masyarakat, memahami berbagai kendala dalam proses industri, dan memahami konsep-konsep baru, serta membangun sikap yang sesuai untuk lebih adaptif terhadap perubahan," kata Togar melalui siaran persnya, Kamis (9/1/2025).
"Saya berharap Huawei dapat terus melanjutkan kompetisi ini untuk melatih para mahasiswa/i muda dalam membangun kolaborasi dan mencari solusi bagi permasalahan yang dihadapi bersama sehingga mereka dapat lebih memahami tren TIK saat ini serta tantangan ke depannya,” tambah Togar.
Chief of Strategy Officer, Huawei Indonesia, Yang Huang menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan ekosistem dalam pengembangan talenta digital. National ICT Competition edisi keenam tahun ini, jelasnya, merupakan bukti komitmen berkelanjutan Huawei untuk mendukung pengembangan talenta digital yang menjadi salah satu prioritas di bawah visi Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.
“Hingga saat ini, Huawei telah berkolaborasi dengan lebih dari 113 mitra pendidikan dan Huawei ICT Academy. Ke depannya, Huawei akan terus berkolaborasi dengan para mahasiswa dan pengajar dari berbagai universitas untuk berbagi teknologi TIK terbaru dan terobosan inovasi,” kata Yang Huang.
Mengusung tema Connection, Glory, Future; I.C. The Future, National ICT Competition 2024 – 2025 merupakan kompetisi tahunan yang diadakan oleh Huawei untuk berinteraksi lebih dalam dengan mahasiswa/i dan dosen, sebagai bagian dari kontribusi dalam membantu mengatasi kesenjangan antara dunia pendidikan dan industri.
Para pemenang dari putaran nasional--yang terdiri dari empat tim di bidang Cloud Track, Network Track, Computing Track dan Innovation Track--akan berkompetisi di putaran regional Asia Pasifik pada bulan Februari 2025 di Malaysia. Jika mereka memenangkan kompetisi di tingkat AP, mereka akan berkompetisi lebih lanjut di final global Huawei ICT Competition.
National ICT Competition telah diakui oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), yang merupakan lembaga di bawah Kementerian Pendidikan Nasional, karena program ini sejalan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Kementerian Pendidikan Nasional, dimana salah satu misi dari MBKM adalah untuk mendapatkan pembelajaran melalui industri.
Para pemenang kompetisi ini akan mendapatkan keuntungan dari Puspresnas, salah satunya kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan beasiswa dari Kementerian Pendidikan Nasional.
Huawei Indonesia senantiasa berupaya mengembangkan talenta digital melalui platform Huawei ASEAN Academy, yang terdiri dari institut bisnis, institut teknik, dan institut teknologi (TIK).
Menyusul penandatanganan kerja sama dengan pemerintah Indonesia pada tahun 2020, Huawei telah berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan ekosistem untuk melatih talenta digital Indonesia melalui program 100K Digital Talent. Hingga Desember 2024, program ini telah melatih lebih dari 130 ribu talenta digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.
FIFA menuduh UEFA melakukan pelecehan terhadap Gianni Infantino dan mencoba memengaruhi pemilihan presiden FIFA lewat sengketa FFE.
Thailand lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Vietnam. Indonesia masih berebut tiket final dari Grup A.
Jadwal MotoGP Jepang 2026 di Motegi berlangsung 2–4 Oktober. Jorge Martín hanya unggul 12 poin atas Marc Márquez.
Janice Tjen akan berduet dengan Venus Williams di Guangzhou Open 2026. Turnamen berlangsung 26 Oktober hingga 1 November.