Gempa M 5,3 Guncang Kupang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa M 5,3 mengguncang Kupang pada Minggu malam. BMKG menyatakan gempa dipicu aktivitas subduksi dan tidak berpotensi tsunami.
Ilustrasi pesawat jatuh. Freepik
Harianjogja.com, AKTAU—Penerbangan Azerbaijan Airlines 8432 yang sedang melakukan perjalanan dari Baku menuju Grozny, jatuh dekat Kota Aktau, Kazakhstan, Rabu (25/12/2024), demikian lapor Kementerian Darurat Kazakh.
Pesawat itu kemudian terbakar setelah jatuh, dan tim penyelamat berupaya memadamkan api, kata kementerian melalui pernyataan, seraya menambahkan bahwa laporan awal mengindikasikan adanya korban selamat.
"Lima puluh dua personel dan 11 unit peralatan dari Kementerian Situasi Darurat Kazakhstan telah dikerahkan. Saat tiba, pesawat ditemukan terbakar. Operasi penyelamatan masih berlangsung, dan informasi tentang korban sedang diklarifikasi," kata pernyataan itu.
BACA JUGA: Anggota DPR Sebut Penetapan Hasto Kristiyanto Harus Murni untuk Penegakan Hukum
Pesawat Azerbaijan Airlines yang jatuh di kota Aktau, Kazakhstan dilaporkan membawa 62 penumpang dan lima awak, menurut laporan awal.
Menurut pejabat Kazakhstan, 25 orang selamat dalam kecelakaan tersebut yang terjadi dekat kota Laut Kaspia, Aktau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M 5,3 mengguncang Kupang pada Minggu malam. BMKG menyatakan gempa dipicu aktivitas subduksi dan tidak berpotensi tsunami.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.