MotoGP Catalunya 2026 Ricuh, Di Giannantonio Juara Dramatis
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
Ilustrasi Monkeypox - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Wabah mpox yang sedang berlangsung di Afrika telah menewaskan sebanyak 1.200 jiwa dari jumlah kasus yang dilaporkan sebanyak 62.000
Demikian menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) Afrika.
Dalam konferensi pers daring (online) pada Kamis (5/12) malam waktu setempat, Direktur Jenderal CDC Afrika Jean Kaseya mengatakan 20 negara Afrika telah melaporkan 62.171 kasus mpox sejak awal tahun ini, dengan 13.579 kasus di antaranya telah terkonfirmasi, dan jumlah korban tewas bertambah menjadi 1.200 jiwa.
Data dari badan perawatan kesehatan khusus Uni Afrika tersebut menunjukkan bahwa pada pekan lalu saja, benua Afrika melaporkan 2.708 kasus baru, termasuk 565 kasus terkonfirmasi dan 36 kasus kematian.
"Jika kita bandingkan dari pekan pertama Januari hingga pekan terakhir November 2024, kita mencatatkan peningkatan lebih dari 716 persen (dibandingkan dengan keseluruhan tahun 2023). Jika tren ini terus berlanjut, sudah pasti, pada akhir Desember, kita akan mencatatkan peningkatan kasus lebih dari 800 persen dibandingkan dengan 2023," ungkap Kaseya.
"Ini menjadi bukti bahwa setelah pandemi COVID-19, mpox menjadi wabah terbesar yang dihadapi Afrika," imbuh Kaseya.
Pasien yang tertular mpox dan keluarganya terlihat di pusat pengobatan mpox di pinggiran Bukavu, provinsi Kivu Selatan, Republik Demokratik Kongo (DRC), pada 31 Agustus 2024. (ANTARA/Xinhua/Alain Uyakani)
BACA JUGA: Cacar Monyet Varian Baru, Jumlah Kasus di Uganda Meningkat
Lebih lanjut, menurut Kepala CDC Afrika itu, benua Afrika saat ini menghadapi wabah mpox yang berbeda, dengan kombinasi empat galur (strain) virus.
"Di beberapa tempat, ada kombinasi dari berbagai jenis virus, dan inilah yang membuat mpox menjadi lebih rumit dalam hal penanganan yang tepat," katanya.
Mpox, yang dikenal sebagai cacar monyet (monkeypox), kali pertama terdeteksi pada monyet laboratorium pada 1958. Mpox merupakan penyakit virus langka yang biasanya menular melalui cairan tubuh, percikan cairan saluran pernapasan, dan benda yang terkontaminasi lainnya. Infeksi mpox biasanya menyebabkan demam, ruam, dan pembengkakan kelenjar getah bening.
Pada pertengahan Agustus, CDC Afrika menyatakan wabah mpox yang sedang merebak di Afrika sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Mengancam Keamanan Benua (Public Health Emergency of Continental Security/PHECS).
Tak lama setelah itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyatakan mpox sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional (Public Health Emergency of International Concern/PHEIC), mengaktifkan peringatan global level tertinggi untuk mpox, kedua kalinya dalam dua tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
Tanggal 18 Mei memperingati Hari Kearsipan Nasional, Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS Sedunia, hingga Hari Biola Sedunia.
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Sebanyak 39 WNI korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia, ditemukan. Sebanyak 16 orang meninggal dunia dan pencarian masih berlangsung.
Liverpool keluar dari empat besar Liga Inggris 2025/2026 usai kalah dari Aston Villa, sementara Manchester United pastikan posisi ketiga.
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan