Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Melan Achmad, 80, asal Purworejo, Jawa Tengah /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Melan Achmad, 80, asal Purworejo, Jawa Tengah terus mendedikasikan hidupnya di dunia Pendidikan, meski sudah pensiun jadi guru pada 2018 lalu. Cara yang digunakan juga uni karena, ia aktif membagikan konten edukasi matematika melalui TikTok di akun @/mbahgurumatematika.
Video-videonya yang diunggah telah menarik perhatian jutaan orang, dengan beberapa konten ditonton hingga 45 juta kali. Dedikasi dan inovasinya ini mendapatkan apresiasi besar dari Presiden Prabowo Subianto. Pada perayaan Hari Guru Nasional 2024, ia mendapatkan penghargaan Anugerah Guru Hebat di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur.
BACA JUGA : Viral Pengamen Marahi Pengunjung Malioboro, Satpol PP Jogja Lakukan Penyisiran
Selain menerima laptop, Mbah Melan juga mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp100 juta. Jauh sebelum viral, dia sudah mendapatkan hadiah umrah gratis dari PT Sultanah Nafisah Mandiri, atau yang dikenal dengan “Umroh Bareng Yuk,”.
Hadiah ini diberikan pada 16 Juni 2024 dan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya yang penuh ketulusan dalam dunia pendidikan. Direktur Sultanah, Julia Wingantini mengatakan, hadiah yang adalah bentuk penghargaan atas keteladanan yang diberikan Mbah Melan kepada masyarakat sekitar.
“Kami percaya bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan dengan hati ikhlas akan membawa keberkahan besar,” kata Julia seperti Rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (4/12/2024).
Sultanah telah menjadwalkan keberangkatan Mbah Melan ke Tanah Suci pada Januari 2025 mendatang. Mereka berharap langkah ini tidak hanya membawa kebahagiaan kepada penerima, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus berbagi kebaikan.
“Semoga perjalanan umroh Mbah Melan menjadi berkah, serta doanya di Tanah Suci dapat memberikan manfaat untuk diri sendiri, keluarga, dan seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.
Mbah Melan mengaku senang dengan hadiah umrah gratis ini. ia tidak menampik, selama ini memiliki impian untuk mengunjungi Tanah Suci sehingga dirinya tidak dapat menyembunyikan rasa bahagia dan syukurnya atas hadiah yang diberikan.
Bukti impian tersebut terlihat dari adanya bingkai bergambar Ka’bah yang selama ini ia pasang di atas papan tulis yang digunakan untuk mengajar secara virtual. Pemandangan tersebut sering terlihat di video-video edukasi yang ia unggah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.