Khofifah Beri Keringanan Pajak Kendaraan Selama Agustus 2026
Pemprov Jawa Timur memberikan pembebasan denda dan keringanan pajak kendaraan bermotor selama 1–31 Agustus 2026. Simak rincian insentifnya.
Rekan siswa korban penembakan oleh oknum polisi, berdoa di SMK Negeri 4 Semarang, Jawa Tengah, Selasa (26/11/2024)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan agar anggota Polri hanya dibekali dengan tongkat panjang untuk berpatroli menjaga ketertiban dan keamanan, dibandingkan menggunakan senjata api guna menghindari penyalahgunaan.
Dia mengatakan bahwa polisi negara Inggris, Norwegia, Islandia, Bostwana, Selandia Baru dan Irlandia, hanya menggunakan tongkat dan bubuk merica dalam menjaga ketertiban, dengan pemahaman yang mumpuni terkait profesionalitas saat bertugas.
"Menjadi tugas Kapolri untuk menekankan bahwa polisi harus profesional dalam bertugas, memegang teguh etika profesinya dan tidak melanggar hukum yang ada,” kata Abdullah, Senin.
Menurut dia, kasus penembakan siswa SMKN 4 Semarang berinisial GRO hingga meninggal dunia oleh Aipda Robig Zaenudin menambah deret panjang peristiwa penyalahgunaan senjata api oleh polisi.
Evaluasi dan pembatasan penggunaan senjata api, kata dia, harus dilakukan agar tidak terjadi peristiwa serupa, mulai dari yang korbannya masyarakat sipil hingga anggota polisi sendiri.
"Senjata apapun yang diberikan kepada polisi, dapat saja digunakan hingga menghilangkan nyawa orang lain, jika pemahaman filosofis dan peraturan hukumnya banyak tidak dipahami oleh anggota polisi," kata dia.
Dia pun meminta agar anggota Polri memahami konsep Hak Asasi Manusia (HAM) ketika memegang senjata atau tanpa senjata.
Jika tidak memahami HAM, menurut dia, banyak oknum polisi yang justru menjadi pelaku kejahatan. “Jika tidak, ya seperti yang kita lihat sekarang, oknum anggota polisi banyak melanggar HAM dan justru menjadi pelaku kejahatan dengan menghilangkan nyawa masyarakat,” katanya.
Di samping itu, dia pun mengkritisi bahwa kasus penembakan siswa oleh oknum polisi di Semarang tidak ditanggapi serius oleh para pemimpinnya.
Sementara itu, Kapolres Semarang, kata dia, justru menuduh korban merupakan anggota geng dan pelaku tawuran. “Komisi III akan panggil Kapolres Semarang tersebut. Bisa juga kami panggil Kapolda Jawa Tengah untuk mendapatkan penjelasan yang komprehensif terkait dengan pengelakan atau memberikan informasi bohong dalam kasus meninggalnya siswa,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemprov Jawa Timur memberikan pembebasan denda dan keringanan pajak kendaraan bermotor selama 1–31 Agustus 2026. Simak rincian insentifnya.
Regulator keselamatan AS menyelidiki sekitar 1,2 juta kendaraan Tesla Model 3 dan Model Y terkait dugaan kegagalan komponen suspensi yang berpotensi memengaruhi
Polresta Sleman meningkatkan penanganan dugaan kekerasan seksual yang melibatkan mahasiswa UAD saat KKN ke tahap penyidikan. Pemeriksaan saksi dijadwalkan berla
Uni Eropa menginvestasikan 10 miliar euro atau sekitar Rp207 triliun untuk membangun tujuh pabrik AI raksasa. Proyek ini ditujukan untuk memperkuat posisi Eropa
Pemkot Jogja mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih menjadi agregator produk UMKM dan kebutuhan pokok. Produk dari Bantul dan Sleman berpeluang dipasarka
Filipina bangkit dari tertinggal dan gulung Laos 4-1. Kartu merah di menit 12 ubah jalannya laga. Klasemen Grup A makin ketat.