Lapor Mas Wapres Kebanjiran Orang Iseng, dari Cekcok Pasutri hingga Penghentian Lumpur Lapindo

Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi Selasa, 19 November 2024 19:47 WIB
Lapor Mas Wapres Kebanjiran Orang Iseng, dari Cekcok Pasutri hingga Penghentian Lumpur Lapindo

Ilustrasi aktivitas layanan Lapor Mas Wapres./JIBI

Harianjogja.com, JAKARTA—Kantor Komunikasi Kepresidenan bakal menyiapkan tim khusus untuk memilah aduan masyarakat karena banyaknya aduan iseng masuk ke layanan Lapor Mas Wapres yang diinisasi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi mengakui beberapa waktu lalu ada warga yang sempat melapor ke Lapor Mas Wapres melalui aplikasi pesan instan WhatsApp. Pelapor mengklaim dirinya bisa menghentikan lumpur lapindo di Sidoarjo. "Ada yang berjanji bisa menghentikan lumpur Lapindo waktu buat laporan," ucap Nasbi di Kantor Istana Wapres Jakarta, Selasa (19/11/2024).

Tidak hanya itu, dia mengatakan keisengan warga lainnya yaitu suami-istri saling lapor ke Lapor Mas Wapres karena masalah konflik internal di rumah tangganya. "Satunya dari kesatuan, satunya dari ASN. Istrinya ingin suaminya dihukum atau diberhentikan dari kesatuan," katanya.

BACA JUGA: Warga Jogja Mengadu ke Posko Lapor Mas Wapres di Jakarta, Tuntut Kejelasan SLF

Hasan Nasbi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menindaklanjuti laporan yang bersifat personal atau halusinasi warga. Maka dari itu, dirinya akan membentuk tim khusus untuk memilah aduan mana yang harus ditindaklanjuti dan dihentikan. "Laporan begini kan menurut kita sulit ya untuk ditindaklanjuti karena persoalannya itu sangat pribadi dan iseng saja," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online