AHY: Pesawat N219 Siap Perkuat Penerbangan Perintis di Daerah
AHY menyebut pesawat N219 produksi dalam negeri cocok melayani rute penerbangan perintis karena mampu beroperasi di landasan pendek dan belum beraspal.
Pemakaman - Ilustraso/Freepik
Harianjogja.com, KAMPALA—Sebanyak 13 orang anak-anak meninggal dunia akibat tersambar petir di kamp pengungsi Uganda. Pihak berwenang di negara Afrika Timur itu pada Minggu (3/11/2024) menjelaskan jumlah korban meninggal dunia total 14 orang, 13 di antaranya masih anak-anak.
Polisi mengatakan insiden mematikan itu terjadi di kamp permukiman Palabek di Uganda utara, yang sebagian besar menampung pengungsi dari Sudan Selatan.
Juru bicara polisi Kituuma Rusoke mengatakan bahwa selain 14 korban tewas, 34 lainnya terluka. Dia menambahkan bahwa tidak ada laporan kebakaran yang terjadi setelah sambaran petir itu.
BACA JUGA: Tol Solo-Jogja Segmen Kartasura-Klaten Bakal Kena Tarif, Ini Daftarnya
Sekitar 50 orang berlindung di gereja itu pada Sabtu malam (2/11/2024) ketika badai besar melanda daerah itu, melukai beberapa orang yang kemudian dirawat di pusat kesehatan.
Insiden fatal yang melibatkan petir sering dilaporkan di Uganda selama musim hujan. Menurut Organisasi Meteorologi Dunia, Uganda memiliki salah satu tingkat kematian akibat sambaran petir tertinggi di dunia.
Pada 2021, petir menewaskan 18 anak sekolah dan guru mereka di sebuah ruang kelas di distrik Kiryandongo barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
AHY menyebut pesawat N219 produksi dalam negeri cocok melayani rute penerbangan perintis karena mampu beroperasi di landasan pendek dan belum beraspal.
Robert Lewandowski mengungkap alasan memilih bergabung dengan Chicago Fire di MLS setelah meninggalkan Barcelona usai empat musim.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026. Tarif tetap Rp8.000 dengan keberangkatan dari Jogja mulai pukul 05.05 WIB hingga 22.35 WIB.
KPK menyambut positif pembentukan tim penyidik Kejagung untuk menangani kasus Febrie Adriansyah yang kini masih berstatus saksi.
KPPU telah memutus enam perkara persaingan usaha hingga Juni 2026 dengan total denda Rp767 miliar. Enam perkara lainnya masih diproses.
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.